Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Banjir Bandang Disertai Longsoran Tebing, Puluhan Warga di Kediri Terisolir

Banjir Bandang Disertai Longsoran Tebing, Puluhan Warga di Kediri Terisolir
Hujan deras yang mengguyur kawasan Kabupaten Kediri menyebabkan banjir bandang dan melanda wilayah lereng Gunung Wilis.

Penulis: Basri A

TVRINews, Kediri

 

Hujan deras yang mengguyur kawasan Kabupaten Kediri menyebabkan banjir bandang dan melanda wilayah lereng Gunung Wilis.  

Terjadinya banjir bandang di Desa Blimbing Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, akibat meluapnya Sungai Semoyo yang berada di belakang permukiman padat penduduk.  

Air meluber hingga ke jalan desa. Akibatnya, sebuah jalan penghubung antar kampung putus, karena diterjang material lumpur dan batu dari lereng Gunung Wilis Kabupaten Kediri. 

Sekitar 40 keluarga Dusun Semoyo terisolir. Pasalnya jalan yang putus merupakan akses satu-satunya warga Dusun Semoyo beraktivitas dan berinteraksi dengan dusun lain.

Warga dibantu TNI dan Polri bergotong-royong membersihkan material lumpur, batu dan pepohonan yang memutuskan dan menutup jalan.  

Mianto, salah seorang perangkat Desa Blimbing mengatakan, akses jalan terputus sehingga untuk mobilitas warga sementara belum bisa dilewati. Penyebabnya di wilayah Perhutani terjadi longsor mengakibatkan sungai itu tertutup sehingga debit air meningkat dan menjebol tebing yang ada. Warga yang terisolir diperkirakan berjumlah 40 keluarga. 


Sementara itu, anggota Koramil Mojo, Peltu Kambali mengatakan, pukul 16.00 terjadi banjir bandang, sehingga mengakibatkan banyak pohon tumbang yang menutup akses jalan. 

"Kami dari pihak Koramil langsung bergerak untuk membuka jalan. 
Untuk membantu kebutuhan logistik puluhan warga yang terisolir, pihak desa membantunya dengan dibawa berjalan kaki," katanya. 
 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.