Trending

  • Jumat, 1 Juli 2022

Metro

  • 0 Komentar

Orang Tua Korban Penganiayaan Laporkan Balik Warga Sukamanah

Orang Tua Korban Penganiayaan Laporkan Balik Warga Sukamanah
Orang Tua Korban Penganiayaan Laporkan Balik Warga Sukamanah

Penulis : Toni Sontani

 

 

TVRINews, Tasikmalaya

 

Orang tua korban kasus penganiayaan terhadap dua anak dibawah umur, masing-masing Fadil Rizqi Febian (14 tahun) dan Radit Ardana (15) berbuntut panjang. Sebab, kedua orang tuanya melaporkan balik warga yang telah melakukan penganiayan tersebut.

 

 

Kedua anak dibawah umur tersebut sebelumnya dituduh oleh warga Sukamanah sebagai komplotan geng motor dan dianiaya pada Sabtu (22/01/2022) malam. Orang tua korban Fadil Rizqi, Enung Sulastri mengatakan penganiayaan yang dilakukan oleh warga terhadap anaknya adalah keliru.

 

 

Sebab, Enung mengaku anaknya bukan anggota geng motor, dan tidak masuk komunitas motor. Korban melintas ke Jalan Ahmad Yani karena berniat menginap di rumah saudara.

 

 

"Kami tidak terima anak saya dianiaya bahkan menuduh geng motor, melintas saja ke wilayah tersebut bahkan baru pertamakali datang ke Tasikmalaya bawa motor, jadi tidak mungkin, dan tahu kesehariannya karena anak rumahan," kata Enung, Kamis (27/01/2022).

 

 

Sebelumnya, ia mengatakan bahwa korban pamit untuk belajar bersama temannya dan langsung ke Ciamis. Ia meyakini anaknya pergi ke Tasikmalaya bersama temannya, namun saat di lokasi bersamaan dengan gerombolan lain. Sehingga, saat di TKP korban malah dihentikan dan langsung dianiaya.

 

 

Sementara orang tua Radit Ardana, Kusmayadi mengaku anaknya kini mengalami trauma berat, selain mengalami luka lebam di wajah dan luka memar. Hingga saat ini, masih berobat jalan. Barang kedua korban juga hilang seperti handphone, helm, topi, dan jaket.

 

 

"Tidak cukup penganiayaan saja namun banyak barang yang hilang, dan sudah dilaporkan. Bahkan yang miris anak kami sudah disiram bensin sama oli. Namun, korban hanya bisa pasrah dan beruntung datang anggota polisi sehingga diamankan dan langsung dibawa ke rumah sakit," ujar Kusmayadi.

 

 

Sementara, pendamping pihak keluarga korban, Nanang Nurjamil mengatakan pihaknya akan terus mendampingi keluarga korban dengan mendatangi kepolisian dan memberikan bukti-bukti, di antaranya video pelaku kekerasan terhadap kedua korban dan bekerjasama dengan KPAD Kota Tasikmalaya, karena korban perlu pendampingan.

 

 

"Kita akan dorong terus dan memberikan beberapa barang bukti video penganiayaan agar pelaku bisa secepatnya diamakan dan di proses hukum," ucap Nanang.

 

 

Pihak keluarga korban kini menunggu proses agar kepolisian secepatnya menangkap para pelaku penganiaayaan dan diproses hukum, karena anaknya sudah menjadi korban kekerasan


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar