Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Indonesia Sasar 5 Juta Orang Berkomitmen Berhenti Merokok

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Indonesia Sasar 5 Juta Orang Berkomitmen Berhenti Merokok
Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Indonesia Sasar 5 Juta Orang Berkomitmen Berhenti Merokok

Reporter: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta 

Setiap 31 Mei, Indonesia dan dunia  memperingati Hari Tanpa Tembakau. Tahun 2021 bertema berani berhenti merokok apapun jenisnya, baik rokok konvensional maupun rokok modern. 

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, tema Hari Tanpa Tembakau tahun ini sangat relevan dengan situasi yang terjadi di Indonesia dengan meningkatnya konsumsi rokok di kalangan anak dan remaja. 

“Tahun ini kami (pemerintah) mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung gerakan anti-merokok dengan target 5 juta orang perokok berkomitmen berhenti apapun jenisnya,” kata Dante dalam acara temu media “Hari Tembakau Sedunia”, Selasa (31/5/2021).

Pemerintah menerapkan strategi pengendalian produk rokok dan tembakau dilakukan secara komprehensif dan kolaboratif mementingkan generasi muda sebagai investasi masa depan bangsa.

Peringatan kesehatan bergambar pada rokok, perluasan kawasan tanpa rokok, pelarangan iklan promosi, sponsor, kampanye dan edukasi kesehatan, menaikkan cukai harga rokok, serta upaya berhenti merokok telah dilakukan bersama-sama.

“Komitmen berhenti merokok merupakan perubahan perilaku individu yang membawa dampak negatif pada orang sekitarnya. Untuk itu dukungan lingkungan, keluarga, dan tenaga kesehatan diperlukan bagi para perokok untuk berkomitmen berhenti merokok,” ujar Dante.

Menurut Dante, tekad dan komitmen yang kuat akan meningkatkan kesadaran kesehatan, menyelamatkan nyawa, menghemat biaya beban negara, serta penyakit penyerta pada kelompok orang yang melakukan kegiatan merokok tersebut.

“Data menunjukkan apabila terpapar pada penderita yang mempunyai kebiasaan merokok, maka mempunyai tingkat kematian yang lebih besar dibandingkan dengan penderita yang tidak merokok,” tutur Dante.

Kampanye berhenti merokok sangat sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Sehat atau Germas dalam rangka mempercepat upaya promotif dan preventif guna hidup sehat, produktivitas meningkat, pembiayaan kesehatan diakibatkan penyakit, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat untuk mewujudkan generasi sehat yang unggul.


Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.