Trending

  • Minggu, 25 September 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Sri Mulyani Ingin Pemerintah Daerah Berkontribusi dalam Program Perubahan Iklim

Sri Mulyani Ingin Pemerintah Daerah Berkontribusi dalam Program Perubahan Iklim
Sri Mulyani Ingin Pemerintah Daerah Berkontribusi dalam Program Perubahan Iklim

Reporter : Naufal Lanten

TVRINews, Jakarta 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memulai program regional climate change budget tagging di tingkat daerah pada tahun ini. Adapun program tersebut akan diujicobakan pada 11 daerah yang meliputi 7 Provinsi, 3 Daerah dan 1 Kota.

Secara rinci, beberapa Provinsi tersebut antara lain Provinsi Gorontalo,
Provinsi Riau, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Provinsi Kalimantan Utara, Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sedangkan 3 Kabupaten dan 1 Kota yang akan dijadikan percontohan adalah Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Siak serta Kota Pekanbaru.

Dikatakan Sri Mulyani dengan terlibatnya daerah dalam melakukan akuntabilitas dan transparansi keuangan untuk mendanai climate change (perubahan iklim), maka Indonesia akan mampu menjalankan komitmen dalam rangka mengatasi atau menghindari dampak perubahan iklim di dunia.

Climate budget tagging ini juga bentuk komitmen transparansi secara global, juga untuk melihat konsistensi dari kementerian dan lembaga didalam melaksanakan perencanaan dan penganggaran aktifitas di bidang climate change,” kata Sri Mulyani secara virtual, Selasa (30/3/2021).

Menkeu menambahkan bahwa pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), rata-rata belanja kementerian/lembaga yang berkaitan dengan perubahan iklim mencapai Rp86,7 triliun per tahun dengan 88,1 persen di antaranya untuk infrastruktur hijau atau green infrastructure.

“Apabila daerah dan Pemerintah Pusat terus mampu menunjukkan komitmen kita yang kredibel; transparan dan akuntabel, maka kita juga akan memiliki kehadiran dan peranan global yang menentukan, termasuk didalam mendukung agar pembiayaan climate change secara global juga disediakan oleh negara-negara maju,” ujar Sri Mulyani.

Untuk itu, ia berharap Pemerintah Daerah juga melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat memulai komitmennya dalam pendanaan program climate change tersebut. Kendati program tersebut didukung pula oleh Kementerian Keuangan melalui berbagai mekanisme dan instrumen transfer ke masing-masing daerah.

“Tentu kita berharap bahwa seluruh komitmen indonesia melalui APBN ini terus akan dijaga dan menjadi showcase. Namun ini tentu tidak akan memadai juga selama pemerintah daerah tidak ikut didalam partisipasi,” pungkasnya.


Editor : Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.