Trending

  • Selasa, 27 September 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Sebelum OTT KPK, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Anggarkan Rp 1,1 Miliar untuk Pengadaan Karangan Bunga

Sebelum OTT KPK, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Anggarkan Rp 1,1 Miliar untuk Pengadaan Karangan Bunga
Sebelum OTT KPK, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Sempat Anggarkan Rp 1,1 Miliar untuk Pengadaan Karangan Bunga

Penulis: Ahmad Richad
TVRINews, Jakarta

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2022). Selain Rahmat Effendi ada sejumlah orang yang diamankan untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Sehari sebelum OTT KPK tersebut, Bang Pepen, sapaan akrab Rahmat Effendi sempat menghebohkan publik karena menganggarkan biaya pengadaan karangan bunga pada APBD tahun 2022 sebesar Rp 1,1 miliar melalui Rencana Umum Pengadaan.

Bang Pepen mengatakan anggaran besar tersebut dilakukan untuk sebagai salah satu bentuk perhatian kepada masyarakat. Pemberian karangan bunga biasanya untuk ucapan duka, bahagia, dan peresmian acara. 

"Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi kerap menerima undangan warga untuk menghadiri acara warga, juga mendapat informasi berita duka. Namun tidak semua dapat dihadiri maka dikirimkan karangan bunga," kata Bang Pepen dalam keterangannya di website resmi Pemkot Bekasi beberapa waktu lalu.

lebih lanjut Bang Pepen menjelaskan besar kecilnya ukuran karangan bunga disesuaikan. Yang ukuran besar biasanya diperuntukan bagi peresmian gedung pemerintah, ucapan selamat, maupun belasungkawa bagi pejabat negara, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan tokoh masyarakat. Sementara yang ukuran standar diperuntukan bagi masyarakat. 

“Pemberian ucapan melalui karangan bunga tidak perlu dilihat dari nilainya, namun sebagai bentuk perhatian terhadap warga. Karena dengan kepala daerah berkesempatan mengirimkan ucapan karangan bunga, sudah cukup membahagiakan warga,” tutur Bang Pepen. 

Sebelumnya diberitakan hari ini Rabu (5/1/2022), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, dalam operasi tangkap tangan (OTT).

"Benar (Rahmat Effendi), KPK telah melakukan giat tangkap tangan di wiayah bekasi jawa Barat," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Rabu (5/1/2022).

Dalam oprasi tersebut KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Ghufron memastikan pihaknya akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah proses pemeriksaan.

"Mohon bersabar pada saatnya nanti kami akan sampaikan setelah proses pemeriksaan selesai," tutur Ghufron.
 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.