Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Anthony Sinisuka Ginting Jadi Tunggal Putra Indonesia Pertama yang Lolos Semifinal dalam 3 Olimpiade Terakhir

Anthony Sinisuka Ginting Jadi Tunggal Putra Indonesia Pertama yang Lolos Semifinal dalam 3 Olimpiade Terakhir
Anthony Sinisuka Ginting Jadi Tunggal Putra Indonesia Pertama yang Lolos Semifinal dalam 3 Olimpiade Terakhir

Penulis:Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Tokyo

Anthony Sinisuka Ginting menjadi pemain tunggal Indonesia pertama yang melaju ke semifinal dalam tiga penyelenggaraan Olimpiade terakhir.

Ginting mengamankan tiket empat besar usai melewati laga yang menegangkan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7/2021). Dalam pertandingan berdurasi 79 menit melawan unggulan tiga asal Denmark Anders Antonsen, Ginting menang 21-18, 15-21, 21-18.

Dengan hasil ini, Ginting mendekatkan diri melaju ke laga final. Sejak Taufik Hidayat merengkuh medali emas Olimpiade 2004 Athena, belum pernah ada tunggal putra Indonesia yang masuk empat besar di tiga Olimpiade terakhir, Beijing (2008), London (2012), dan Rio de Janeiro (2016).

“Sejak persiapan Olimpiade, saya tidak mau berpikir terlalu jauh. Semua pemain ingin mendapat hasil terbaik di Olimpiade. Tapi, bagaimana caranya mengatasi harapan. Jangan berekspektasi tinggi, tapi tak boleh rendah juga. Belajar dari pengalaman sebelumnya bisa jadi bumerang. Saya ingin menikmati pertandingan di lapangan,” kata Ginting dalam keterangan resmi yang diterima oleh TVRINews.com, Sabtu (31/7/2021).

Penampilan Anthony di perempat final disaksikan langsung oleh Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo Rosan P Roeslani, Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari yang didampingi Komite Eksekutif Teuku Arlan Perkasa Lukman, Rafiq Hakim Radinal dan Jadi Rajagukguk.

Ginting sukses memenangi gim pertama yang dipaksa bermain rubber-game oleh Antonsen. Penampilan unggulan kelima tersebut pada game ketiga tidak begitu baik, ia tertinggal saat interval 9-11. Namun, Ginting tetap sabar menghadapi permainan lawan hingga akhirnya bisa membalikkan keadaan 15-14 hingga akhirnya menutup laga dengan kemenangan 21-18.

“Laga sangat ketat. Pada game ketiga, saya fokus inisiatif menyerang dan sedan menang angin sehingga sebisa mungkin tidak lob. Saat poin kritis, pikiran saya yang penting menyerang dulu,” ujar Ginting.

“Saya belajar dari gim kedua, saat melakukan banyak bola panjang ke samping. Jadi saya tidak mau mengulangi lagi, meskipun lawan juga sabat da? memancing saya bermain ke semua sisi,” tutur Ginting.

Di babak semifinal, Ginting akan bertemu dengan juara Olimpiade 2016 Chen Long. Pemain berpaspor China ini melaju ke empat besar setelah menang atas Chinese Taipe Chou Tien-Chen dengan skor 21-14, 9-21, 21-14. 

Ginting unggul head-to-head 8-6 atas Chen Long. Pertemuan terakhir antar keduanya terjadi di BWF World Tour Finals 2019, kala Anthony menang 21-15 21-15.

Pelatih tunggal putra Indonesia Hendry Saputra Ho menyampaikan meski Ginting unggul head-to-head,  tidak bisa dibilang pasti menang. Ia menegaskan Tim Indonesia harus mempelajari perubahan Chen, kondisi fisiknya dan perubahan lainnya agar bisa menentukan strategi yang tepat.

“Pasti kami senang ada Wakil lagi di semifinal. Semua pemain pasti ingin tampil maksimal di Olimpiade, bukan hanya juara saja. Tapi, memberikan penampilan terbaik," ucap Hendry.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.