Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Polda Bengkulu Periksa Direktur PT. Agrotea Bukit Daun Terkait Perizinan Kebun Teh.

Polda Bengkulu Periksa Direktur PT. Agrotea Bukit Daun Terkait Perizinan Kebun Teh.
Polda Bengkulu

Penulis : Jusarman

TVRINews, Bengkulu

 

Pemeriksaan maraton terus dilakukan tim penyidik Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Reskrimsus Polda Bengkulu guna penyelidikan kasus perizinan perkebunan teh di wilayah kabupaten Rejang Lebong.

Penyidik memanggil dan memeriksa tiga orang dari pihak PT. Agrotea Bukit Daun Diantaranya Hendro Kartono selaku Direktur Utama, dan dua lainnya sebagai Manager Operasional serta Kepala Pabrik.

Ketiganya diperiksa penyidik lebih kurang 9 jam dengan 53 pertanyaan dilontarkan penyidik kepada Direktur Utama PT. Agrotea Bukit Daun. Selain memeriksa ketiganya penyidik juga menyita beberapa dokumen terkait perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan PT. Agrotea Bukit Daun.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes pol. Sudarno membenarkan adanya pemeriksaan terhadap pihak yang diberikan izin oleh Bupati Rejang Lebong untuk pengelolaan lahan aset daerah menjadi lahan perkebunan teh di desa Sentral Baru, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Rejang Lebong,  Provinsi Bengkulu.

"iya, pemeriksaan terus berjalan terkait Agrotea Bukit Daun, pemeriksaaan saksi-saksi  dari perusahaan juga dilakukan penyidik, berkas berkas kerjasama dan dokumen perusahaan bukan disita penyidik, namun diminta untuk melengkapi berkas saja", kata Kombe spol. Sudarno

Saat dikonfirmasi usai pemeriksaan Direktur Utama PT. Agrotea Bukit Daun enggan berkomentar terkait pemeriksaan dan penyitaan berkas yang dilakukan Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Bengkulu tersebut.

Penyelidikan yang dilakukan Subdit Tipidter ini berdasarkan laporan LP-A/II/2022/SPKT. Ditreskrimsus Polda Bengkulu tertanggal 15 Februari 2022 tentang adanya dugaan tindak pidana secara tidak sah mengerjakan, menggunakan, menduduki dan atau menguasai lahan perkebunan.

Dimana pada tahun 2004 lalu Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong memberikan izin kepada PT. Agrotea Bukit Daun untuk menggunakan lahan milik pemerintah seluas 600 hektare untuk dikelola menjadi lahan perkebunan teh dengan perjanjian sewa lahan Rp.100 ribu pertahun dan setiap tahun naik sebanyak 5 persen, pemberian izin kelola dari tahun 2004 hingga 2029.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.