Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Kuasa Hukum Petinggi KAMI Minta Sidang Digelar Secara Offline

Kuasa Hukum Petinggi KAMI Minta Sidang Digelar Secara Offline
Kuasa Hukum Petinggi KAMI Minta Sidang Digelar Secara Offline

Reporter: Nur Khabibi 

TVRINews, Jakarta 

Kuasa Hukum Jumhur Hidayat, Arif Maulana meminta persidangan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dilakukan secara offline. 

Arif menyebut, pihaknya sudah menyampaikan permintaan tertulis sejak 21 Januari lalu dan belum mendapat kepastian.

"Sampai hari ini tidak ada kejelasan atau penetapan, sidang ini online atau offline," kata Arif sesudah sidang.

Peraturan Mahkamah Agung (Perma) 4 Tahun 2020 menjelaskan, pemeriksaan saksi, ahli harus dilakukan di persidangan. Arif juga merasa kliennya didiskriminasi karena tak bisa menggelar sidang secara offline.

"Secara sosiologis juga, katanya banyak preseden kasus-kasus yang disidangkan secara offline dan tidak ada maslaah. Tapi kemudian mengapa pak Jumhur didiskriminasi? Itu jadi catatan kami yang pertama," papar Kuasa Hukum yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) tersebut.

Arif juga mempertanyakan alasan penahanan terhadap kliennya. Karena kewenangan penahanan ada di pengadilan, maka pihaknya meminta penangguhan penahanan untuk Jumhur. 

"Kami melihat alasan penahanan bahwa terdakwa akan menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatannya lagi, atau melarikan diri itu tidak ada. Kenapa kemudian masih ditahan dan yang jadi pertanyaan kenapa dilakukan penahanan di Bareskrim? Di mana akses kami sebagai advokad, kuasa hukum yang ditunjuk pak Jumhur itu sangat terbatas, bahkan dihalangi," kata Arif. 

 


Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.