Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Tebing Lereng Gunung Wilis Longsor, Dua Rumah Rusak Tertimpa Reruntuhan

Tebing Lereng Gunung Wilis Longsor,  Dua Rumah Rusak Tertimpa Reruntuhan
Hujan deras sejak Senin (3/1/2022) siang hingga sore mengakibatkan tebing setinggi 20 meter di kawasan lereng Gunung Wilis Kabupaten Kediri longsor dan menimpa dua rumah.

Penulis: Basri A

TVRINews, Kediri


Hujan deras sejak Senin (3/1/2022) siang hingga sore mengakibatkan tebing setinggi 20 meter di kawasan lereng Gunung Wilis Kabupaten Kediri longsor dan menimpa dua rumah. 

Video amatir merekam saat kawasan lereng Gunung Wilis longsor,  tebing setinggi 20 meter tersebut longsor dan menimpa rumah milik Poniman dan Sugiat, warga Dusun Mberu Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. 

Longsor mengakibatkan dinding tembok rumah warga jebol sehingga material lumpur dan batu masuk ke rumah warga. Saat kejadian, kedua rumah itu kosong, karena pemiliknya sedang pergi ke rumah kerabatnya.  

Saksi mata Sumilah yang juga ibu dari korban mengaku, awalnya wilayah Desa Blimbing di guyur hujan lebat sejak siang hingga sore.  

"Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan ternyata tebing di belakang rumah anak saya longsor,“ katanya, Selasa (4/1/2022). 

Saat ini pemilik mengungsi di rumah keluarganya karena kondisi rumah mereka rusak parah.  

Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Muspika untuk merelokasi warga,  karena tidak menutup kemungkinan kalau hujan akan terjadi longsor susulan. 

Wakapolsek Mojo,  Iptu Sigit Rahmanto mengatakan, rumah korban sudah tidak bisa ditempati. 

"Untuk itu kami akan mencari tempat relokasi kepada warga yang rumahnya terkena longsor ini. Jika dilihat dari kontur tanah di sini, sebenarnya sangat membahayakan. Dan kami mengimbau kepada warga di sini agar mempertimbangkan kembali jika membangun rumah di lokasi yang rawan longsor seperti ini," ucap Sigit Rahmanto. 

Longsor juga terjadi di beberapa titik jalan poros desa. Warga dan petugas bergotong-royong agar jalan dapat dilewati kembali. 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.