Trending

  • Minggu, 25 September 2022

Metro

  • 0 Komentar

Bupati Hendy Siswanto Prihatin Tragedi Ritual Maut

Bupati Hendy Siswanto Prihatin Tragedi Ritual Maut
Bupati Hendy Siswanto mengaku turut prihatin atas terjadinya tragedi ritual maut yang menewaskan 11 orang kelompok Jemaah Toriqot Tunggal Jati Nusantara

Penulis : Basri A

TVRINews, Jember

 

Bupati Jember Hendy Siswanto akan melakukan pembinaan kepada warga pesisir selatan agar tragedi ritual maut di kawasan pantai selatan yang merengut 11 korban tewas tidak kembali terulang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jember, Hendy Siswanto ketika melihat langsung proses identifikasi jenazah korban tewas oleh Tim Inavis Polres Jember yang berlangsung di Puskesmas Kecamatan Ambulu, Minggu sore, (13/2/2022).

Bupati Hendy Siswanto mengaku turut prihatin atas terjadinya tragedi ritual maut yang menewaskan 11 orang kelompok Jemaah Toriqot Tunggal Jati Nusantara yang dipimpin Nur Hasan warga Dusun Botosari, Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukormbi, Jember. 

Selain melihat proses identifikasi korban tewas, di Puskesmas Ambulu ini, Bupati Hendy Siswanto juga menjenguk satu korban selamat dalam tragedi ritual maut yang terjadi pada Minggu dini hari di kawasan Pantai Payangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hendy Siswanto akan melakukan pembinaan kepada masyarakat di kawasan pantai, untuk senantiasa menghimbau warga dari luar daerah tidak melakukan kunjungan apalagi ritual saat cuaca buruk di perairan Laut Selatan.

“Dan ada 11 korban meninggal dan semua telah ditemukan. Tentunya kami akan melakukan pembinaan lagi kepada masyarakat sekitar. Terkadang kalau di pantai kalau pagi hari itu tidak ada penjaga di Pantai, apalagi pada saat musim seperti ini ombak kan besar dan tentu nelayan juga tidak ada yang berani karena ombak tersebut tinggi. Memang ada beberapa nelayan yang sudah mengingatkan bahwa jangan melakukan ritual, tapi tetap dijalankan. Dan saya belum ketemu dengan nelayannya. “ demikian ucap Bupati Hendy Siswanto.

Sebelumnya tragedi ritual maut terjadi pada Minggu dini hari, (13/2/2022),  sebanyak 24 Jemaah Toriqot Tunggal Jati Nusantara terseret ombak ketika melaksanakan ritual di pinggir Pantai Payangan hingga menyebabkan 11 orang tewas, tiga luka-luka, dan 10 orang selamat.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.