Trending

  • Rabu, 29 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Hanya 106 Pinjol Terdaftar dan Berizin OJK

Hanya 106 Pinjol Terdaftar dan Berizin OJK
Hanya 106 Pinjol Terdaftar dan Berizin OJK

Penulis : Daniel Saputra
TVRINews, Jambi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Jambi mengimbau sebelum memutuskan peminjaman. Warga diminta mengecek terlebih dahulu legalitas atau izin dari perusahaan  peminjaman online atau pinjol tersebut, karena tercatat hanya ada 106 pinjol yang terdaftar dan berizin OJK. 

Kepala OJK Perwakilan Provinsi Jambi Yudha Nugraha Kurata mengatakan dalam beberapa waktu terakhir, kasus pinjaman online atau pinjol ilegal sering terdengar. Beberapa di antaranya seputar bunga yang dibebankan pada nasabah yang tinggi hingga teror yang terus menerus.

“Pinjol ilegal sebenarnya bisa diketahui dengan melihat beberapa ciri yakni tidak punya izin resmi serta tidak memiliki identitas dan alamat kantor yang jelas. Untuk itu, OJK Perwakilan Jambi secara rutin merilis daftar perusahaan yang bergerak di bidang pinjaman online atau pinjol”, terang Yudha Nugraha Kurata.

Yudha Nugraha Kurata menjelaskan dari data yang dirilis OJK per tanggal 6 Oktober 2021 lalu tercatat ada 106 pinjol yang terdaftar dan berizin OJK.Tercatat data pinjol legal tersebut bergerak pada segmen konvensional dan syariah. 

“Untuk perusahaan pinjol yang konvensional sebanyak 97 perusahaan dan syariah sejumlah 8 perusahaan. Sementara, ada satu perusahaan yang menjalankan segemen konvensional dan syariah sekaligus, yakni PT Investree Radhika Jaya”, terang Yudha Nugraha Kurata. 

Sebelum memutuskan peminjaman, warga diminta mengecek terlebih dahulu legalitas atau izin dari perusahaan pinjol tersebut. Warga bisa mengecek di website ojk yakni www.ojk.go.id atau klik tautan bit.ly/daftarfintechlendingojk.

Selain itu bisa menghubungi kontak OJak di WhatsApp nomor 081.157.157.157.

"Kemudian telepon 157 atau email konsumen@ojk.go.id”, imbau Yudha Nugraha Kurata.
 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.