Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Metro

  • 0 Komentar

Membasmi Geng Motor ala Polres Sukabumi Kota (2)

Membasmi Geng Motor ala Polres Sukabumi Kota (2)
Membasmi Geng Motor ala Polres Sukabumi Kota (2)

Reporter: Fera Belinda

TVRINEWS, Sukabumi

Upaya membasmi geng motor tidak bisa dilakukan hanya dengan tindakan represif. Hal ini dibuktikan oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP. Sumarni. Berkaca dari latar belakang para anggota geng motor yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan berantakan, Kapolres wanita pertama di Kota Sukabumi ini berupaya menyelesaikan masalah hukum dan sosial dari mulai dari hulu. 

"Anak-anak (geng motor) ini rata-rata dari keluarga ekonomi tidak mampu dan broken home. Jadi kami ingin memecahkan masalah hukum dan sosial dari hulu. Tidak hanya dari sisi represif tapi juga dari preemtif," ujar AKBP. Sumarni kepada TVRINews.com Sabtu (05/06/2021).

Polisi mengedepan pendekatan aspek-aspek kehidupan sosial dan ekonomi kepada mereka "anggota geng motor" agar mau "hijrah". Pada tahap awal melalui Satbimas Polres Sukabumi Kota bekerjasama dengan tokoh agama memberikan pendidikan agama dan moral untuk membina perilaku mereka "anggota geng motor" yang selama ini layaknya anak jalanan. 

"Makanya kita mencoba menyentuh aspek-aspek kehidupannya, salah satunya dri sisi aspek ekonomi dan sosial. Kita akomodir mereka, jadikan mereka keluarga, membina perilaku mereka yang memang perilaku awalnya seperti anak jalanan, kurang santun. Anak-anak ini juga masih usia sekolah," terangnya. 

Sebagai upaya preventif, kegiatan patroli polisi terus ditingkatkan khususnya di lokasi-lokasi yang selama ini menjadi tempat berkumpulnya anggota geng motor. Polisi meminta kepedulian dan peran serta masyarakat untuk ikut berpartisipasi mengawasi kegiatan warga dan sanak keluarga untuk mencegah munculnya kembali geng motor di wilayah Kota Sukabumi. Jika masyarakat mengalami gangguan diminta proaktif segera melaporkan melalui Hotline Polisi 110 agar segera ditindaklanjuti. Polisi tidak segan-segan melakukan tindakan tegas jika masih ada kelompok-kelompok yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat serta membahayakan nyawa orang lain.

Editor: Eggi Paksha


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.