Trending

  • Minggu, 3 Juli 2022

Nasional

  • 0 Komentar

PT KAI Terbitkan Aturan Baru Bagi Pengguna Kereta Api Jarak Jauh

PT KAI Terbitkan Aturan Baru Bagi Pengguna Kereta Api Jarak Jauh
PT KAI Terbitkan Aturan Baru Bagi Pengguna Kereta Api Jarak Jauh

Reporter: Naufal Lanten

TVRINews, Jakarta

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan peraturan baru, mulai Selasa (26/1/2021) hingga 8 Februari mendatang. Pengguna jasa kereta api jarak jauh wajib menunjukkan surat keterangan hasil pemeriksaan GeNose C19 Test, Rapid Test Antigen,  RT-PCR sebagai syarat melakukan perjalanan.

Ketentuan itu sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 11 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam masa Pandemi Covid-19.

Perihal surat keterangan hasil negatif Covid-19 dari pemeriksaan tersebut, sampel yang diambil harus dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum jam keberangkatan. Tetapi, persyaratan tersebut tidak berlaku bagi pelanggan berusia di bawah 12 tahun.

VP Public Relation KAI, Joni Martinus menerangkan, saat ini alat pemeriksaan GeNose C19 Test masih dalam tahap persiapan bersama pihak Universitas Gadjah Mada dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Layanan pemeriksaan tersebut rencananya akan tersedia secara bertahap mulai 5 Februari 2021 di beberapa stasiun kereta api (KA).

"Pada tahap awal, layanan tersebut rencananya akan disediakan di Stasiun Gambir dan Yogyakarta terlebih dahulu," tutur Joni.

Saat ini, KAI sudah menyediakan layanan Rapid Test Antigen di 46 Stasiun seharga Rp105.000. Pelanggan yang ingin melakukan rapid test antigen di stasiun diharuskan menyiapkan tiket KA Jarak Jauh atau kode booking yang sudah dibayarkan lunas dan kartu identitas asli.

Adapun 46 stasiun KA tersebut adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Purwosari, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Mojokerto, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, Martapura, dan Baturaja.

Para pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari 2 jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Guna mencegah penyebaran Covid-19, sambung Joni, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api," kata Joni.


Editor:DadanHardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.