Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Sarana Dan Prasarana Tidak Memadai Siswa SDI Compang Ngeles di Matim, KBM di Gedung Reot

Sarana Dan Prasarana Tidak Memadai Siswa SDI Compang Ngeles di Matim, KBM di Gedung Reot
Salah satu potret buram masalah pendidikan di Kabupaten Manggarai Timur yakni terkait soal sarana dan prasarana pendidikan

Penulis: Paulus Tengko
TVRINews, Manggarai Timur


Salah satu potret buram masalah pendidikan di Kabupaten Manggarai Timur yakni terkait soal sarana dan prasarana pendidikan. Salah satu contoh Sekolah Dasar Inpres Compang Ngeles,Desa Rana Gapang ,Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur masih melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di gedung reot yang nyaris roboh.

"Selama ini kami masih menggunakan gedung reot untuk proses KBM. Tiga Ruangan Reot Ini Karna Rusak maka satu ruang saja yang digunakan yaitu untuk murid kelas 5 SD,sedangkan yang lainnya menggunakan gedung lama dan kropos.Kami khawatir saat anak-anak dan Guru Sementara Proses Belajar Mengajar terjadi sesuatu yang tak diinginkan Misalkan Gedung rubuh dan sebagainya,itulah yang kami khawatirkan",kata Sisilia Kepala Sekolah SDI Compang Ngeles saat dihubungi TVRINews.com, Kamis (10/2/22).

Sekolah yang berdiri pada tahun 1999 itu, dikatakannya ada tiga ruangan yang dibangun atas inisiatif orang tua murid. 

"Tiga Ruangan itu sudah dibangun atas kerjasama orang tua murid sejak berdirinya Sekolah ini yaitu Tahun 1999. Gedungnya Dibangun dengan menggunakan kayu seadanya serta berdindingkan bambu, kini sudah rusak dan hampir roboh",kata dia.

Sebelum pemekaran kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, pada tahun 2005 sekolah tersebut mendapatkan bantuan empat ruangan.

"Ada 4 ruang gedung dibangun Tahun 2005 melalui bantuan dari Pemda Manggarai, waktu itu Matim belum mekar masih bergabung ke Manggarai. Gedung Tersebut di bangun saat Bapak Antonius Latong Menjabat sebagai Kepala sekolah", tuturnya.

Semenjak itu, sekolah tersebut tak lagi mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur.

Dan dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bisa memperhatikan gedung SD tersebut, sehingga dapat mendukung proses belajar mengajar.

"Kami berharap Pemda Matim bisa memperhatikan  Gedung SD Kami mungkin bisa Pemda Matim Membangun Gedung Yang Layak Agar Anak-anak dan Guru-guru kami lebih nyaman dalam proses belajar mengajar nantinya",tuturnya.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.