Trending

  • Minggu, 3 Juli 2022

Metro

  • 0 Komentar

Tebing Kaldera Bromo Terbakar

Tebing Kaldera Bromo Terbakar
Tebing Kaldera Bromo Terbakar

Penulis: Puji A

TVRINews, Probolinggo

Kebakaran hebat melanda sisi barat tebing Kaldera Bromo, di Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo, pada Minggu (10 /10/ 2021). Petugas gabungan dari berbagai instansi akhirnya turun tangan untuk memadamkan kobaran api yang meludeskan kawasan konservasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Probolinggo langsung bergerak cepat saat terjadi kebakaran hebat di kawasan wisata gunung Bromo. 

Petugas menyusuri Padang Savana dan Lautan Pasir menuju ke sisi barat Gunung Bromo. Hembusan angin kencang yang membawa debu pasir beterbangan, menghalangi laju kendaraan.

Sesampai di lokasi, petugas BPBD  langsung bergabung dengan petugas dari instansi lain,  diantaranya Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan juga unsur TNI.

Kebakaran di kawasan wisata Gunung Bromo ini bermula dari titik api yang berada di Pondok Kawat, yang masuk wilayah Kabupaten Pasuruan. Tidak lama kemudian, titip api menyebar ke wilayah Kabupaten Probolinggo.

Celakanya, titik api bukan hanya meludeskan tebing, tetapi juga merembet ke Padang Savana yang ada di bawah. Sontak, ribuan Tanaman Konservasi seperti Akasia dan Pakis ludes akibat kebakaran ini. 

Petugas yang awalnya melakukan pemadaman dengan alat seadanya, akhirnya melakukan penyemprotan air yang diangkut dari luar Kaldera Bromo. Petugas juga melakukan penyekatan agar kobaran api tidak semakin melebar.

Untuk sementara, kebakaran sudah berhasil dikendalikan. Namun masih ada sejumlah titik api di sekitar lokasi ini, yang sulit dijangkau petugas.

Aries Setiawan, petugas BPBD Kabupaten Probolinggo mengakui  masih ada titik api yang sulit kami jangkau karena berada di tebing yang tinggi. Meski demikian tetap kami pantau agar jangan sampai meluas dengan melokalisir dan menyiram air di bagian yang bisa menyebabkan meluasnya kebakaran. 

Beruntung, saat ini kawasan wisata gunung Bromo tertutup bagi wisatawan atau pengunjung akibat PPKM level 3. Namun, petugas akan terus melakukan pemantauan agar tidak ada orang yang nekat masuk ke kawasan. 

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.