Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Metro

  • 0 Komentar

Kantor BP LNG Tangguh Perwakilan Teluk Bintuni Disegel Pencaker

Kantor BP LNG Tangguh Perwakilan Teluk Bintuni Disegel Pencaker
Kantor BP LNG Tangguh Perwakilan Teluk Bintuni Disegel Pencaker

Penulis: Valentino Wanma

 

 

TVRINews,Teluk Bintuni

 

Puluhan karyawan perwakilan pencaker dan alumni Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas (P2TIM) Teluk Bintuni melakukan aksi damai hingga berujung pada penyegelan pada fasilitas kantor untuk menuntut janji yang hingga kini, Senin (14/2) diduga belum terealisasi.

 

 

Awalnya sekitar pukul 12.00 WIT, para demonstran bergerak dari titik kumpul area Taman Kota Bintuni menuju Kantor CSTS Kampung Lama Bintuni dengan menggunakan kendaraan mini bus bak terbuka dan sejumlah kendaraan roda dua.

 

 

Aksi tersebut mendapatkan pengawalan dari anggota Polres Teluk Bintuni guna menjaga lancarnya kegiatan aksi. Setibanya, di lokasi depan kantor CSTS Kampung Lama peserta demo bermaksud untuk menyampaikan aspirasi mereka.

 

 

Namun tak ditemui oleh satu orang pun petugas CSTS yang berada di sana, hingga akhirnya aksi penyegelan pun dilakukan di kantor tersebut. Usai melakukan penyegelan pintu dan sisi depan pintu pagar CSTS, peserta demonstran bergerak menuju kantor perwakilan BP Tangguh yang berada di KM 4 Bintuni guna melakukan hal serupa.

 

 

Setibanya di depan kantor perwakilan BP Tangguh peserta demo langsung ditemui oleh dua orang petugas perwakilan dari BP Tangguh, untuk mendengarkan penyampaian aspirasi dari peserta demo.

 

 

Sempat terjadi perdebatan yang cukup alot, dari kedua belah pihak antara Koordinator aksi Boy Fenetiruma dengan pihak BP Tangguh yang kala itu diwakili oleh Muksin Inay dan Ladis Serang.

 

 

"Belum mendapatkan titik temu, kemudian peserta demonstran langsung bersepakat untuk melakukan pemalangan fasilitas perwakilan kantor dari perusahaan raksasa tersebut dengan kayu dan spanduk," kata Boy, Senin (14/2/2022).

 

 

Dari data yang dihimpun oleh media, berikut isi aspirasi para pencaker dan lulusan alumni P2TIM  yang diduga di-PHK secara sepihak oleh pihak perusahaan.

 

 

Telah dilakukan pertemuan pada tanggal 22 Desember 2021 yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kali Kodok Bintuni yang mana membahas tentang kurangnya transparansi perekrutan tenaga kerja yang sering terjadi akhir-akhir ini.

 

 

"Maka dengan ini kami pencaker dan lulusan alumni P2TIM dan seluruh masyarakat Teluk Bintuni yang memiliki hasil alam yang begitu besar tetapi kami cuma bisa jadi penonton dan pengemis di atas kekayaan alam kami sendiri," ujar Boy.

 

 

Tuntutan yang diutarakan oleh peserta demonstran antara lain: 

 

1. Kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni

 

2. Kami meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat

 

3. Kami meminta kepada DPRD Kabupaten Teluk Bintuni

 

4. Kami meminta kepada DPRD Provinsi Papua Barat. 

 

5. Kami meminta kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Teluk Bintuni

 

6. Kami meminta kepada Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua Barat untuk memanggil pemilik perusahaan BP. LNG Tangguh dan semua Sub Kontraktor yang beroperasi atau yang bekerja di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat.

 

 

Apabila permintaan tidak diupayakan dan diwujudkan maka pihak demonstran dengan penuh rasa menyesal akan melakukan protes dan hal yang tidak diinginkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.