Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Pencemaran Sampah di Pesisir Kesenden dalam Ambang Batas Kerusakan Lingkungan Parah

Pencemaran Sampah di Pesisir Kesenden dalam Ambang Batas Kerusakan Lingkungan Parah
Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Jawa Barat, menyebut pencemaran sampah di lingkungan Pesisir Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan sudah dalam ambang batas kerusakan lingkungan yang parah.

Penulis: Makmur Hamdallah

TVRINews, Cirebon

 

Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Jawa Barat, menyebut pencemaran sampah di lingkungan Pesisir Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan sudah dalam ambang batas kerusakan lingkungan yang parah.

Pencemaran sampah mengakibatkan ekosistem di sekitar rusak dan berdampak pada kesehatan warga.

"Sampah ini kan sangat membahayakan kita semua. Salah satu contohnya banyak pohon mati ini karena pencemaran air yang sudah melampaui ambang batas, kami sudah melakukan uji sampel kadar air di sini," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kadini, Senin (24/1/2022).

Sampah yang berserakan di area empang ini juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi warga sekitar. 

"Warga Kota Cirebon diimbau untuk membuang sampah itu jangan pada temannya tapi pada tempatnya. Kami tidak bosan-bosan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," ungkapnya.

Ke depan dalam pencegahan, pihaknya bersama Satpol PP akan melakukan operasi sampah. Bagi warga yang kedapatan membandel membuang sampah sembarangan akan diberikan sanksi.

"Kami akan tegakan Perda Nomor 4 Tahun 2008 tentang pengolahan sampah dengan ancaman Rp50 ribu," ujarnya.

Sementara itu, Lurah Kesenden, Ruliyanto mengatakan persoalan pencemaran sampah di pesisir kesenden ini sudah berlangsung puluhan tahun. Faktor penyebab tumpukan sampah sangat banyak.

"Kami bersama Dinas Lingkungan Hidup Berkomitmen akan menanggulangi persoalan sampah yang mencemari lingkungan ini. Saat ini sedang dilakukan pendataan pemilik lahan yang tercemari sampah," kata Ruli.

 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.