Trending

  • Minggu, 14 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Pedagang Tolak Hotel Grand Malioboro sebagai Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Pedagang Tolak Hotel Grand Malioboro sebagai Ruang Isolasi Pasien Covid-19
Pedagang Tolak Hotel Grand Malioboro sebagai Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Penulis:Daniel Saputra

TVRINews, Jambi

Sejumlah pedagang di Kawasan Hotel Grand Malioboro Paar Kota Jambi menolak rencana untuk menjadikan hotel tersebut sebagai tempat isolasi maupun perawatan pasien Covid-19. 

Mereka memprediksi akan sepi pembeli, karena khawatir terpapar virus Covid-19.         

Pemilik hotel grand malioboro merelakan hotelnya yang saat ini sepi untuk dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Jambi. Bahkan, pemerintah daerah pun mengapresiasi dan menyambut baik rencana tersebut serta langsung meninjau kelayakan hotel yang berada di Kawasan Pasar Kota Jambi sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. 

Sayangnya, sejumlah pedagang yang berada di kawasan tersebut justru menolak rencana tersebut. Para pedagang di kawasan hotel khawatir virus Covid-19 tersebut akan menyebar, apalagi Hotel Grand Malioboro tak memiliki dinding pembatas atau pagar. 

Salah seorang pedagang di kawasan hotel bernama Tatik mengatakan saat ini pendapatan para pedagang turun hingga 50 persen sejak pandemi Covid-19 melanda. Bahkan sudah ada puluhan pedagang yang gulung tikar. Terlebih sejak informasi hotel tersebut akan dijadikan sebagai ruang isolasi pembeli mulai sepi. 

“Jika hotel tersebut benar-benar dijadikan sebagai ruang isolasi pasien Covid-19 maka para pedagang memprediksi tak akan ada lagi pembeli yang berani melintas di kawasan tersebut, sehingga berpengaruh terhadap pendapatan mereka," ungkap Tatik. 

Para pedagang berharap agar pemilik hotel membatalkan rencananya agar perekonomian pedagang yang terpuruk saat ini stabil. Selain itu para pedagang juga berharap agar pemerintah daerah mencari lokasi lain atau tempat yang jauh dari keramaian sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.