Trending

  • Minggu, 14 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Bhabinkamtibmas di Rote Ndao Boyong Nakes, Bantu Pasutri Lansia Sakit

Bhabinkamtibmas di Rote Ndao Boyong Nakes, Bantu Pasutri Lansia Sakit
Di tengah penderitaan mereka, Brigpol Sinto Simson Malelak, anggota Polsek Pantai Baru, Polres Rote Ndao yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah itu, tak sengaja mengunjungi pasutri tersebut.

Penulis : Nyongky Malelak

TVRINews, Rote Ndao

 

Samuel Adu (80) dan Regina Ndun (79), merupakan pasutri lansia yang tinggal berdua dalam sebuah gubuk reot berukuran 3 x 4 meter,  di Desa Nusakdale, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Pasutri ini bernar - benar hidup sebatang kara. Mereka tidak memiliki anak maupun kerabat yang mengurus mereka.  

Ironisnya, pasutri lansia ini tidak mendapat bantuan apapun dari pemerintah. Tahun 2020, mereka masih mendapat bantuan PKH lansia, namun sekitar 8 bulan terakhir, nama mereka hilang dari daftar penerima bantuan. 

Dalam seminggu terakhir, pasutri lansia ini dikabarkan sakit. Mereka hanya pasrah. 

Di tengah penderitaan mereka, Brigpol Sinto Simson Malelak, anggota Polsek Pantai Baru, Polres Rote Ndao yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah itu, tak sengaja mengunjungi pasutri tersebut. 

Ketika kembali, sang polisi humanis ini mengajak tenaga kesehatan di Puskesmas Sonimanu untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi pasutri lansia ini. 

"Pak Sinto sampaikan kalau ada warga yang sakit dan tidak bisa datang ke Puskesmas karena itu kami berinisiatif untuk datang ke rumah opa Samue dan istrinya," kata Kepala Puskesmas Sonimanu, Sarlota Buknoni saat dihubungi wartawan, Sabtu (15/01/2022). 

Sarlota menjelaskan bahwa, Ia ditemani beberapa tenaga kesehatan dari Puskesmas Sonimanu. Mereka menyusuri jalan yang rusak, berlubang dan terdapat banyak batu lepas yang cukup memacu adrenalin. Namun, demi kemanusiaan, para tenaga kesehatan ini bersama Brigpol Sinto Simson Malelak, tiba di gubuk derita Opa Samuel dan Istrinya. 

"Opa (Samuel Adu) sakit gatal- gatal, napas sesak dan demam, sedangkan Oma (Regina Ndun) tidak bisa melihat, pendengaran terganggu, dan tidak kuat jalan/lemah fisik," terang Kepala Puskesmas.

"Suasana mengharu biru saat kami melihat kondisi oma dan opa. Keadaan mereka benar - benar sangat memperihatinkan. Kami berikan pelayanan kesehatan dengan harapan dan doa, mereka cepat sembuh," imbuh Sarlota. 

Selain pelayanan kesehatan, Brigpol Sinto juga membawa sembako,  berupa beras, mie instan, dan lainnya untuk pasutri lansia itu. 

"Saya hanya mengembalikan hak mereka yang Tuhan titipkan lewat saya, semoga menjadi berkat," ungkap polisi humanis itu.

Dia berharap, ada tangan - tangan dermawan yang bisa membantu pasutri lansia yang kurang beruntung itu. 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.