Trending

  • Minggu, 14 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Harga Cabai Merah di Bengkulu Capai Rp64 Ribu/Kilogram 

Harga Cabai Merah di Bengkulu Capai Rp64 Ribu/Kilogram 
Harga Cabai Merah di Bengkulu Capai Rp64 Ribu/Kilogram 

Penulis: Jusarman

TVRINews, Bengkulu
Masyarakat Kota Bengkulu mengeluhkan harga cabai merah keriting di sejumlah pasar tradisional yang harganya melonjak cukup signifikan.

Di Pasar Tradisional Panorama misalnya, harga cabai merah dijual Rp 64 ribu dari harga sebelumnya yakni Rp 40 perkilogram.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Kompol. Novi Ari mengatakan Tim Satgas Pangan telah melakukan kontrol dan pengawasan terhadap harga di sejumlah distributor.

"Kita dari Indagsi selalu melakukan kontrol dan pengawasan terhadap bahan pokok, memang ada kenaikan yang cukup signifikan terkait dengan cabai merah keriting, kemudian bawang, juga telur, daging ayam," kata Novi Ari kepada TVRINews.com, Rabu (8/6/2022).

Terjadinya lonjakan harga cabai ini diprediksi disebabkan oleh cuaca ekstrem yang bertepatan dengan musim panen sehingga berdampak pada hasil panen.

"Iya, kenaikan ini karena adanya pengaruh cuaca dan musim panen, sehingga ya memang terjadi lonjakan harga yang tinggi untuk cabai sekarang ini di Bengkulu," ujar Novi.

Asnarti, salah satu pedagang cabai di Pasar Tradisional Panorama pun mengaku sejak sepekan terakhir pasokan  berkurang. Selain itu, harga dari petani juga sudah cukup tinggi sehingga saat di pasar pun semakin mahal.

"Harga jual cabai merah memang cukup mahal, namun Alhamdulillah masyarakat masih banyak juga yang membeli kendati dijual dengan harga di Rp 60-an ribu," kata Asnarti.

Kenaikan harga juga dialami komoditas bawang merah dan bawang putih. Meski lonjakan harga tidak seperti yang dialami cabai merah. Untuk bawang merah dan bawang putih masing masing dijual Rp 40 ribu dan Rp 30 ribu rupiah perkilogram.

"Selain cabai bawang juga ikut naik bang, memang tidak semahal cabai merah, setidaknya 7 hingga 10 ribu per kilogram naiknya harga bawang," tuturnya.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.