Trending

  • Minggu, 25 September 2022

Nasional

  • 0 Komentar

60 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Kementerian Sosial "Lockdown" 

60 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Kementerian Sosial "Lockdown" 
60 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Kementerian Sosial "Lockdown" 

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

Kantor Kementerian Sosial (Kemensos) di Salemba, Jakarta Pusat, ditutup atau lockdown selama tiga hari, yakni pada 27-31 Januari 2022. Langkah tersebut diambil karena puluhan pegawainya dinyatakan positif Covid-19.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan setelah seluruh pegawai di lingkungan Kantor Pusat Kemensos, maupun pegawai di Balai-Balai Kemensos telah menjalani test swab PCR, hasilnya 60 pegawai di Kemensos Pusat dinyatakan positif Covid-19.

"Seluruh pegawai di lingkungan Kemensos menjalani tes PCR. Yang positif diberikan layanan kesehatan dan ruangan isolasi dengan pengawasan dokter dan tenaga kesehatan," kata Risma di kantor pusat Kemensos Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Risma menyebut demi memastikan lingkungan kantor steril dari virus akan dilakukan penyemprotan disinfectan keseluruh ruangan. Penyemprotan dilakukan juga pada permukaan yang sering disentuh, seperti gagang pintu, meja kursi, dan ramp tangga.

"Selain itu telah diambil langkah-langkah lebih lanjut. Penerapan protokol kesehatan dengan mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan menunda perjalanan, tracing kepada seluruh pegawai dan keluarga yang terpapar Covid-19," ujar Risma.

Adapun bagi pelaksanaan tugas yang mendesak dapat dikerjakan pegawai yang sehat (PCR negatif) dengan jumlah terbatas berdasarkan penugasan pimpinan satuan kerja.

Kemensos juga berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk percepatan vaksinasi tahap 3 atau booster. Saat ini, pihak Kemensos juga sedang mengidentifikasi pegawai yang sudah punya e-tiket vaksin tahap 3. 

"Meskipun memberlakukan sejumlah pembatasan, Kemensos memastikan pelayanan terhadap masyarakat tetap dapat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, seperti pelaksanaan penyaluran bantuan sosial," tutur Risma.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.