Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Cerita Unik, Liliyana Natsir Hampir Tolak Dilantik BWF Hall of Fame Class of 2022

Cerita Unik, Liliyana Natsir Hampir Tolak Dilantik BWF Hall of Fame Class of 2022
Mantan pemain ganda campuran Indonesia, Liliyana Natsir

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta
Liliyana Natsir resmi dilantik sebagai anggota baru BWF Hall of Fame tahun 2022 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, hari ini Sabtu (18/6). 

Tidak sembarang atlet yang bisa menerima penghargaan terakbar ini. Ada cerita menarik dibalik apresiasi yang diterima oleh Butet sapaan akrab dari sang legenda. Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini rupanya hampir saja menolak penghargaan sebagai Hall of Famers Class of 2022 tersebut. 

Berawal dari pesan WhatsApp dari petinggi BWF yang kebetulan berbahasa Inggris, Butet hanya melihat saja tanpa membalas. Apalagi, dirinya terkadang sedang disibukkan dengan kegiatan lain.

"Sempat saya berpikir bahwa karena saya lagi sibuk urus rumah, saya tolak saja kali, ya. Setelah saya baca lagi, baru tahu itu penghargaan Hall of Fame. Untung saya belum tolak. Saya langsung balas, saya bilang terima kasih udah kasih kesempatan ke saya," kata Butet sesaat sebelum pelantikan BWF Hall of Fame Class of 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/6/2022).

Karier dari pebulutangkis spesialis nomor ganda campuran ini layak mendapatkan apresiasi tertinggi. Dengan torehan satu medali emas dan perak Olimpiade, dan empat medali emas Kejuaraan Dunia.

Butet merupakan wanita kedua dari Indonesia yang meraih penghargaan ini. Sebelumnya, wanita Indonesia pertama yang meraih penghargaan ini adalah Susi Susanti pada tahun 2004 silam.

Sebelumnya, sejumlah mantan pemain bulu tangkis yang juga pernah menerima penghargaan ini sejak tahun 2009. Mereka yakni Tjun Tjun, Johan Wahjudi, Rexy Maniaki, dan Ricky Soebagja.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.