Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

2 Pasien Omicron Meninggal, Kemenkes : Keduanya Memiliki Komorbid

2 Pasien Omicron Meninggal, Kemenkes : Keduanya Memiliki Komorbid
2 Pasien Omicron Meninggal, Kemenkes : Keduanya Memiliki Komorbid

Penulis: Christhoper Natanael Raja


TVRINews, Jakarta

Dua pasien yang terkonfirmasi varian Omicron meninggal dunia. Hal ini diungkap oleh Kementerian Kesegaran. Kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian baru yang memiliki daya tular tinggi.


Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi menyampaikan satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, yang meninggal di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso Jakarta. Kedua pasien tersebut memiliki komorbid. 


Per tanggal 22 Januari 2022 kemarin, tercatat 3.205 penambahan kasus baru Covid-19, dengan rincian 627 pasien sembuh, dan lima di antaranya meninggal. Kenaikan kasus baru konfirmasi merupakan implikasi dari peningkatan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia. Sebab, sejak 15 Desember hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia.


Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Omicron di Indonesia, mulai dari menggencarkan 3T terutama di wilayah pulau Jawa dan Bali, peningkatan rasio tracing, menjamin ketersediaan ruang isolasi terpusat, menggencarkan akses telemedicine, serta meningkatkan rasio tempat tidur untuk penanganan Covid-19 di rumah sakit.


Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan aturan baru untuk penanganan konfirmasi Omicron di Indonesia, yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022.


“Melalui Surat Edaran ini, penanganan pasien konfirmasi Omicron sesuai dengan penanganan Covid-19, dimana untuk kasus sedang sampai berat dilakukan perawatan di rumah sakit, sementara tanpa gejala hingga ringan, difokuskan untuk Isolasi mandiri dan Isolasi Terpusat” kata Nadia, Minggu (23/01/2022).


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.