Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Padang Temukan Makanan Kadaluarsa

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Padang Temukan Makanan Kadaluarsa
BBPOM terus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan selektif dalam membeli makanan dan minuman terutama makanan pangan yang dijual dengan harga diskon.

Penulis: Delima Febria
TVRINews, Padang

Memastikan makanan dan minuman di sejumlah pusat perbelanjaan dan pertokoan aman, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Barat bersama Badan Pengawasan Obat Dan makanan (BPOM) menggelar inspeksi mendadak atau sidak. 

Sidak hari ini, Selasa (14/12) digelar di tiga titik, di antaranya di pusat perbelanjaan di kawasan air tawar, kemudian di kawasan pondok dan distributor di belakang olo.

Dari sidak yang dilakukan oleh BPOM dan tim menemukan sejumlah makanan yang kadaluarsa dalam hal ini BPOM langsung menarik dan mengamankan pangan tersebut untuk dikembalikan ke distributor.

Sementara itu Ahli Madya Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang Antoni Asdi menjelaskan sidak sudah dilakukan sejak dua minggu yang lalu bersama tim gabungan dari dinas kesehatan, disperindag kota dan disperindag Sumatera Barat. 

Dalam kesempatan itu tim gabungan melakukan pemantauan terhadap makanan dan minuman di semua daerah termasuk Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Diakui BBPOM, dari hasil pemantauan secara umum pangan yang beredar relatif aman, meskipun masih ditemukan satu atau dua makanan yang kadaluarsa dalam hitungan hari dan ini tidak begitu membahayakan.

Sementara itu Store Manager Food Mart Basko Grand Mal Mardiance menanggapi adanya temuan sejumlah makanan yang sudah kadaluarsa pihaknya komitmen kedepan akan lebih fokus dan mengontrol pengecekan pangan yang masuk secara berkala. 

BBPOM terus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan selektif dalam membeli makanan dan minuman terutama makanan pangan yang dijual dengan harga diskon. 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.