Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Wartawan NTT Terima Vaksin Booster

Wartawan NTT Terima Vaksin Booster
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi NTT itu sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja media, sebab profesi jurnalis dikategorikan beresiko dan sangat rentan terpapar Covid-19.

Penulis  : Nyongky Malelak 

TVRINews, Kupang 

 

Ratusan wartawan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang antusias menerima vaksinasi tahap ketiga atau booster, yang digelar di Aula Eltari Kupang, Kantor Gubernur NTT, Rabu (19/01/2022).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi NTT itu sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja media, sebab profesi jurnalis dikategorikan beresiko dan sangat rentan terpapar Covid-19.

Pimpinan Redaksi media online Beranda Nusantara, Andyos Manu, usai divaksin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah provinsi NTT yang peduli dengan para pekerja media. 

"Sebagai jurnalis tentu kita sering berhubungan dengan banyak orang. Oleh karena itu, kita harus menjaga kebugaran dan imunitas kita dengan cara divaksin," ujar Andyos. 

Selain itu, menurut Andyos, mengikuti vaksinasi juga merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat NTT bahwa vaksinasi sangat penting dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi Covid-19.

"Tidak perlu takut, karena vaksin ini tidak berbahaya. Justru sangat baik untuk kesehatan kita bersama," ungkapnya.

Senada, Pemimpin Redaksi media online Koran NTT, Ama Beding, mengatakan, vaksinasi sangat baik untuk memjaga kesehatan di tangah pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

"Setiap hari kita bertemu dengan banyak orang, oleh karena itu kita harus membentengi tubuh kita dengan vaksinasi," tandas Ama. 

Dia mengimbau seluruh masyarakat agar ikut ambil bagian dalam vaksinasi untuk melindungi diri, keluarga, dan orang lain.

"Ayo vaksin, kita sehat, ekonomi pulih, negara kuat," tutup kuli tinta asal Lembata itu.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.