Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Ekspor dan Impor Alami Pertumbuhan, Sri Mulyani: Ini Menggambarkan Indonesia Ekonominya Pulih

Ekspor dan Impor Alami Pertumbuhan, Sri Mulyani: Ini Menggambarkan Indonesia Ekonominya Pulih
Ekspor dan Impor Alami Pertumbuhan, Sri Mulyani: Ini Menggambarkan Indonesia Ekonominya Pulih

Penulis: Naufal Lanten

TVRINews, Jakarta 

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kegiatan ekspor Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 54,5 persen pada Juni 2021. Pertumbuhan tersebut terjadi secar berturut-turut sejak April tahun ini.

“Bahkan kalau kita lihat month to month (mtm), bulan Mei lalu yang juga tumbuh di atas 50 persen. Sekarang tetap tumbuh di atas 50 persen, maka kenaikan dari Mei ke Juni adalah 9,5 persen,” kata Sri dalam Konferensi Pers APBN Kita secara virtual, Rabu (21/7/2021).

Selain itu, kata dia, kegiatan impor di Indonesia juga mengalami kenaikan, terutama pada bahan baku sebesar 72,09 persen dan barang modal sebesar 43,4 persen. Adapun total pertumbuhan tersebut mencapai 60 persen year on year (yoy) atau sekitar 21 persen (mtm).

Menurutnya hal itu mencerminkan kegiatan perekonomian hingga Juni 2021 cenderung bagus, baik dari sisi permintaan dan konsumsi.

“Ini semua menggambarkan Indonesia ekonominya pulih cukup meyakinkan sampai dengan bulan Juni ini,” ujar Sri.

Lebih jauh ia mengatakan untuk sektor investasi atau produksi juga mengalami tren positif. Hal itu terlihat dari capital spending atau belanja modal di level investasi, terutama indeks PMI Manufaktur yang mencapai 53,5 pada Juni 2021.

“Dan kalau kita lihat memang turun sedikit dari rekor tertinggi bulan Mei, 55,3. Ini juga merupakan suatu zona optimis atau ekspansif. Dimana ekspansinya kalau kita lihat bahkan sejak 8 bulan berturut-turut, yaitu November tahun lalu,” kata Menkeu.

“Ini berarti kegiatan sektor manufaktur sudah mulai meningkat dan merupakan tanda positif bagi sektor produksi,” ujarnya menambahkan.

Mantan Direktur Bank Dunia ini menambahkan bahwa pertumbuhan produksi juga terlihat dari penggunaan listrik pada sektor industri dan bisnis. Tercatat kedua sektor tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 26,1 pada sektor industri dan 14,5 persen pada sektor bisnis.

Sedangkan sisi konstruksi, juga menunjukkan pertumbuhan. Tercatat penggunaan semen meningkat atau tumbuh sebesar 17,6 persen (yoy). Pertumbuhan tersebut telah terjadi sejak Maret 2021 lalu.

“Ini adalah sektor aktifitas produksi yang tergambarkan dan konsisten dengan kondisi kegiatan di manufaktur dan kegiatan masyarakat yang melakukan aktifitas untuk konsumsi. Ini biasanya termasuk mal mal atau pusat pertokoan,” kata Sri Mulyani.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.