Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Pasaman Barat Waspada Longsor dan Banjir Bandang

Pasaman Barat Waspada Longsor dan Banjir Bandang
Pasaman Barat Waspada Longsor dan Banjir Bandang

Penulis : Dodi Syahputra

TVRINews, Padang

 

Hingga saat ini kondisi tanah pasca gempa dan longsor di Pasaman Barat masih belum stabil sehingga mudah memicu terjadi  banjir dan longsor susulan apabila tidak di tanggulangi secara cepat.

Sedimen-sedimen lonsor berpotensi menjadi banjir bandang jika hujan melanda hulu gunung Talamau mengingat saat ini di kabupaten Pasaman Barat sering terjadi hujan dengan intensitas tinggi, sehingga potensi bencana pasca gempa menjadi ancaman lain yang harus diantisipasi dan di waspadai.

Selain itu upaya pengerukan aliran sungai yang tertimbun material longsor menjadi salah satu langkah yang harus diambil oleh pemerintah untuk menghindari dampak besar material banjir masuk ke perkaranganm warga.

Pakar Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Lingkungan Universitas Andalas Prof. Isril Berd mengatakan daerah pasca gempa yang masih labil dan bencana hidrometeorologi diprediksi akan terjadi saat hujan. Hal ini karena dilereng Gunung Talamau terdapat belasan telaga air yang berpotensi memicu banjir bandang.

Sementara itu ia menghimbau agar masyarakat yang tinggal dengan jarak 200 meter dari dekat aliran sungai maupun daerah terdampak longsor untuk dapat mengungsi sementara waktu sampai kondisi tanah pasca gempa kembali stabil dan musim hujan juga berakir.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi dampak bencana susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.