Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Mudik Sehat, Aman dan Nyaman, Menko PMK: Hindari Bawa "Oleh-Oleh" Covid-19

Mudik Sehat, Aman dan Nyaman, Menko PMK: Hindari Bawa "Oleh-Oleh" Covid-19
Foto: Menko PMK Muhadjir Effendy

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Bandung

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik lebaran untuk menyiapkan diri dengan baik.

Hal itu disampaikan Menko PMK usai Rapat Koordinasi Kesiapan Dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun  2022, di Kantor Pusat Jasa Marga Gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat. 

"Saya mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, siapkan mudik dengan sebaik-baiknya, termasuk dalam berperilaku bermudik, baik ketika di perjalanan maupun di tempat tujuan," kata Muhadjir dalam keterangan persnya yang diterima TVRINews, Senin (25/4/2022).

Selain itu, Muhadjir meminta agar masyarakat yang akan melaksanakan mudik untuk segera melengkapi dosis vaksinasi dan juga vaksinasi booster, agar mereka yang mudik tidak membawa oleh-oleh yang tidak diinginkan.

"Jangan membawa oleh-oleh tidak perlu yaitu virus Covid-19. Jangan datang membawa Covid, dan jangan pulang membawa oleh-oleh Covid. Karena itu patuhilah untuk disiplin, booster untuk yang belum berangkat," ujarnya.

Baca Juga: Pengendara Roda Dua Dominasi Arus Mudik di Wilayah Kalimalang

Muhadjir menyebutkan, bagi masyarakat yang masih belum melengkapi status vaksinasi supaya bisa inisiatif mendatangi gerai vaksin yang ada di masjid-masjid, atau gerai vaksin yang diselenggerakan oleh TNI/Polri.

"Dan itulah yang menjamin supaya mudik kita aman dan selamat. Dengan mudik selamat maka mudiknya akan gembira," ungkapnya.

Lebih lanjut, Muhadjir juga berpesan agar masyarakat yang akan mudik dapat mengambil waktu mudik lebih awal dari pada tanggal libur yang diprediksi sebagai puncak arus mudik yakni 28-29 April. Ini  Menurutnya, sesuai dengan imbauan Presiden untuk mudik lebih awal agar bisa menghindari kemacetan parah.

"Manfaatkan rentangan mudik yang diputuskan Bapak Presiden yang cukup panjang ini. Jangan ramai-ramai mengambil mudik pada puncak mudik, jangan menikmati macet. Lebih enak menikmati menghindari kemungkinan terjadinya macet. Karena itu lebih dini mudik lebih baik," ucapnya.

"Kemudian baliknya juga begitu, lebih awal balik lebih baik. Dengan begitu maka kemacetan-kemacetan yang kemungkinan akan terjadi bisa dikurangi semaksimal mungkin," tutur Menko PMK.

Baca Juga: Si Jago Merah di Pasar Gembrong Jakarta Timur, Berhasil Dijinakkan


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.