Trending

  • Sabtu, 20 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan Sukses Hentikan Perkara Lakalantas dan Angkutan Jalan Melalui Restorative Justice

Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan Sukses Hentikan Perkara Lakalantas dan Angkutan Jalan Melalui Restorative Justice
Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan Sukses Hentikan Perkara Lakalantas dan Angkutan Jalan Melalui Restorative Justice

Penulis : Agus Topo

TVRINews, Bengkulu

 

Pada hari Jum’at (18/2/2022) Kajati Bengkulu bersama Kejari Bengkulu Selatan melakukan ekspose secara virtual dengan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI terkait permohonanan Kejari Bengkulu Selatan melakukan penyelesaian perkara kasus lakalantas dan angkutan jalan melalui Restorative Justice atau penyelesaian perkara di luar jalur hukum atau peradilan, dengan mengedepankan mediasi antara pelaku dengan korban sebagaimana Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Dari hasil ekspose tersebut akhirnya Jaksa Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum kejagung RI memutuskan perkara lakalantas dan angkutan jalan yang terjadi 11 Desember 2021 lalu di wilayah hukum kejari bengkulu selatan telah memenuhi syarat untuk di hentikan penanganan perkaranya melalui Restorative Justice.

" Alhamdulillah pada hari Jumat (18/2/2022 ) melalui ekspose yangg dilakukan secara virtual akhirnya Jaksa Agung melalui Jaksa Agung muda bidang tindak pidana umum Kejagung RI mengabulkan permohonan Restorative Justice perkara lakalantas dan angkutan jalan yang diusulkan Kejari Bengkulu Selatan." Ujar Agnes Triani Kajati Bengkulu.

"Adapun pertimbangan Jaksa Agung mengabulkan permohonan Restorative Justice tersebut karena sudah memenuhi syarat antara lain sudah ada perdamaian antara tersangka Aswan dengan korban Devi Tri Rezeki kemudian tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana dan ancaman hukuman pidana penjaranya hanya 1 tahun, " Imbuhnya.

Agnes Triani menambahkan Keberhasilan Restoratif Justice yang dilakukan kejari bengkulu selatan tersebut merupakan kegiatan ke 13 kalinya yang dilakukan oleh jajaran Kejaksaan Negeri di wilayah hukum Kejati Bengkulu sepanjang kurun waktu tahun 2021 hingga Februari 2022.

Kajati berharap ke depan Program Restorative Justice dapat terus dilakukan oleh seluruh kejari dengan  mengedepankan hati nurani seperti yang diamanahkan Jaksa Agung RI ST Burhanudin.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.