Trending

  • Minggu, 14 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Kebakaran Hutan Jati Ganggu Pengguna Jalan

Kebakaran Hutan Jati Ganggu Pengguna Jalan
Kebakaran Hutan Jati Ganggu Pengguna Jalan

Penulis: Heri Setiawan

TVRINews, Tuban

Kebakaran melanda hutan jati di wilayah Kabupaten Tuban, Jumat (3/9/2021).Tak hanya mengancam ekosistem dalam hutan, kepulan asap hitam yang dihasilkan cukup mengganggu pengguna jalan.

Kobaran api ini muncul di kawasan hutan jati Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Kondisi hutan yang kering selama musim kemarau, diperparah hembusan angin kencang, membuat titik api terus menyebar.

Tak ada upaya pemadaman dari petugas Perhutani, sehingga kebakaran semakin meluas hingga tepian jalan raya penghubung antar-desa.  Kondisi ini cukup membahayakan warga sekitar, sebab kepulan asap mengganggu penglihatan dan mengurangi jarak pandang pengguna jalan.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, salah seorang warga pengguna jalan, Junaidi yang melintas berhenti di lokasi kebakaran, berhenti untuk memadamkan beberapa titik api yang berdekatan dengan jalan raya. Karena tidak ada alat yang digunakan untuk memadamkan api, maka dengan batang dan ranting seadanya sambil dipukul pukul. 

Berdasarkan laporan, selama musim kemarau ini luas hutan jati di wilayah Kesatuan Pemangku Hutan atau KPH Tuban, yang terbakar hanya berkisar 2 hektare.

Meski demikian, kebakaran dipastikan tidak berdampak terhadap kerusakan hutan, sebab area tanaman yang terbakar sudah berusia puluhan tahun.

Hal tersebut dipaparkan Administratur KPH Tuban, Miswanto.Kebakaran hutan jati seperti ini terjadi hampir setiap hari selama musim kemarau. Selain asapnya mengganggu warga sekitar, kebakaran juga dapat mengancam ekosistem dalam kawasan hutan.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.