Trending

  • Selasa, 29 November 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Menpora: Industri Olahraga Dapat Menunjang Prestasi

Menpora: Industri Olahraga Dapat Menunjang Prestasi
Menpora Zainudin Amali

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali untuk memanfaatkan peluang pengembangan industri olahraga dan pariwisata olahraga sebagai pendongkrak ekonomi nasional.

Arahan itu diberikan saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37 tahun 2020 silam. Sebagai implementasi, maka dibuatlah Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), sebab kemajuan industri olahraga dapat menunjang prestasi. 

“Artinya industri juga bisa menjadi penunjang prestasi olahraga. Seperti yang saya sering sampaikan bahwa Desain Besar Olahraga Nasional ini mencakup hulu adalah kebugaran dan hilirnya dalam prestasi. Tidak mungkin kita mengerjakan hilirnya saja tanpa hulunya (diperbaiki),” kata Amali, Kamis (21/7/2022).

Amali mengakui bahwa industri olaharaga di Indonesia belum optimal, karena dipengaruhi banyak hal, antara lain industri olahraga belum dioptimalkan mendukung kegiatan olahraga nasional.

Sebagai contoh, dalam industri jasa olahraga, meskipun di Indonesia banyak event organizer (EO) besar. Namun, tetap membutuhkan tenaga asing dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan besar seperti Asian Games, Asian Para Games maupun PON beberapa waktu lalu.  

“Artinya kita belum bisa mandiri. Walaupun banyak EO besar, untuk industri jasa olahraga ini, tapi tetap masih membutuhkan dukungan dari tenaga-tenaga asing,” ujar Amali.

Begitupun untuk industri barang-barang olahraga. Dari 250 perusahaan yang memproduksi barang-barang olahraga dalam negeri yang terdaftar di data Kemenpora, hanya satu yang produknya memiliki standarisasi dari federasi internasional cabang olahraga terkait. Ditambah lagi, permasalah lainnya yakni ada keterbatasan modal bagi pelaku industri olahraga dan juga belum optimalnya dukungan regulasi. 

“Industri olahraga ini masih belum menjadi perhatian utama. Karena kita belum menyadari betul bahwa industri olahraga ini juga bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” ucap Amali.

Adapun strategi-strategi yang bisa dilakukan kedepan di antaranya, pertama, memperbanyak event organizer olahraga berbasis wisata olahraga, kedua pemanfaatan produk dalam negeri. Ketiga, membangun dan memfasilitasi sentra-sentra usaha mikro kecil dan menengah industri olahraga. Keempat, mendorong pemerintah daerah untuk membangun dan mengembangkan industri olahraga. Kelima, menciptakan sumber daya manusia industri olahraga yang berkualitas. Keenam, penerapan standarisasi produk industri olahraga. Ketujuh, melakukan promosi produk industri olahraga. Selanjutnya, membangun kolaborasi lintas stakeholder. 

Menurutnya, DBON inu puncaknya adalah 100 tahun Indonesia merdeka atau tepat tahun 2045. Dengan visi utama yakni mewujudkan Indonesia bugar, berkarakter unggul, dan berprestasi dunia. 

“Sebab tidak mungkin kita akan mendapatkan talenta yang bagus di tengah-tengah masyarakat yang tidak bugar. Makanya saya sampaikan tadi hulunya adalah kebugaran hilirnya dalam prestasi,” tutur Amali.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.