Penulis: Rahmat Fatahillah Ilham
TVRINews, Jakarta
Kronologi baku tembak yang terjadi di wilayah Kiwirok, Papua tersebut bermula anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembaki Polsek Kiwirok terlebih dulu pukul 04.50 WIT pagi dini hari.
Terdengar suara tembakan dari arah depan Polsek Kiwirok yang dipimpin oleh anggota KKB Ngalum Kupel yang dipimpin oleh Lamek Alipki Taplo.
Mendengar suara tembakan, Muhammad Kurniadi Sutio serta satu anggota Brimob lain melakukan serangan dadakan (ambush) terhadap anggota KKB. Serangan ini diawali dengan membuka perimeter.
Di saat perimeter terbuka, Muhammad Kurniadi terkena tembakan di arteri ketiak kanan dan tersangka penembak melarikan diri dengan melompat ke jurang.
Setelah melihat kejadian tersebut, anggota tim lainnya bergegas melindungi dan mengevakuasi korban untuk diberi penanganan medis.
"Dukacita yang mendalam atas gugurnya Personil Polri Anumerta Bharatu Muhammad Kurniadi Sutio," ucap Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito dalam keterangannya, Minggu (26/9/2021).
Jenazah sempat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua untuk dilakukan visum dan disemayamkan.
"Direncanakan jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kampung Paniang Aceh. Melalui via Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kuala Namo Medan kemudian ke Paniang Aceh," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.
Mengingat kembali, serangan KKB di Papua perlu diantisipasi oleh pihak aparat gabungan TNI-Polri dan dilakukan pertahanan super ketat agar tidak banyak menewaskan anggota Kepolisian lainnya.
Editor: Dadan Hardian










