Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Bekasi
Pertandingan sepak bola memang terasa kurang bila tanpa kehadiran suporter di lapangan. Namun, terdapat beberapa hal yang harus dipatuhi penonton agar pertandingan bisa berjalan lancar. Salah satunya, tidak menyalakan flare maupun petasan, karena akan mengganggu jalannya pertandingan.
Pemandangan itu terlihat saat laga Indonesia vs Vietnam dalam pertandingan Piala AFF U-19. Memasuki menit akhir, hampir dari segala sisi menyalakan flare dan petasan.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochaman Iriawan menegaskan pihaknya sudah pasti menerima sanksi akan hal ini. Ia pun mengakui situasi ini dikhawatirkan bakal menyulitkan pihaknya untuk menjalankan turnamen-turnamen selanjutnya.
“Ini jadi pembelajaran, (semoga) jangan lagi. Saya tahu ekspektasi teman-teman suporter, tapi tolong ini jangan sampai terjadi (lagi), ini akan sulitkan kita nantinya. Ini akan dievaluasi lagi keamanan, saya sudah minta Sekjen untuk evaluasi,” kata Iriawan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (3/7/2022).
Terdapat dua kelompok suporter Timnas yang memberikan dukungan luar biasa saat Skuad Garuda Nusantara bertanding melawan Vietnam dalam ajang Piala AFF U-19 kemarin, yakni La Grande Indonesia dan Ultras Garuda. PSSI berencana menemui mereka untuk membahas persoalan ini.
“Kita akan coba sama Sekjen (Yunus Nusi), nanti kita akan bagikan kaos karena benar-benar suporter yang luar biasa betul-betul die hard (fans) buat Timnas. Kita ingin nanti bertemu mereka,” ujar Iriawan.
Senada dengan pria yang kerap kali disapa Iwan Bule tersebut, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yang juga menyayangkan tindakan suporter menyalakan flare dan petasan saat pertandingan tersebut.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menyampaikan rasa apresiasi kepada suporter Timnas yang sudah bekerja keras memberikan dukungan penuh tiada henti. Namun, ia menilai dengan dinyalakannya flare dan petasan dapat mengurangi fokus pemain.
“Saya mohon tidak dilakukan (nyalakan flare dan petasan), apalagi FIFA (akan) memberi sanksi keras. Saya mohon untuk mengubah budaya dari fans sedikit demi sedikit, agar nanti makin semangat untuk Timnas kami,” tutur Shin.
Editor: Redaktur TVRINews
