
Hutang Tak Kunjung Dibayarkan, RSUD Bangkinang Tidak Lagi Terima Pasien Jamkesda
Penulis: Hafnifal
TVRINews, Kampar
Belum usai persoalan kepemilikan mobil dinas yang dikuasai Bupati Kampar, kali ini pasien Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang Kabupaten Kampar yang menggunakan kartu jaminan kesehatan daerah(Jamkesda) harus menelan pil pahit.
Pasalnya sejak 2 September 2021 pihak RSUD Bangkinang tidak melayani lagi pasien atau masyarakat Kampar yang menggunakan kartu jaminan kesehatan daerah. Hal tersebut dilakukan oleh pihak RSUD Bangkinang karena adanya tunggakan Pemerintah Kabupaten Kampar kepada RSUD Bangkinang yang belum dibayarkan.
dr. Asmara Fitra Abadi atau yang biasa di panggil dr. Ifie tersebut menjelaskan kepada TVRINews.com alasan pihaknya tidak lagi menerima atau melayani pasien dan masyarakat Kampar yang menggunakan Jamkesda
"Iya saat ini kita sudah tidak melayani pasien atau masyarakat yang menggunakan Jamkesda karena sejak 2019 hingga sekarang ada sebanyak Rp8,8 miliar tunggakan yang belum dibayarkan sehingga langka tersebut kita ambil,"terang Ifie.
Direktur Utama RSUD Bangkinang ini juga menjelaskan bahwa langkah tersebut di ambil satu hari sejak surat dilayangkan ke Dinas Kesehatan Kampar yang tembusannya ke Bupati Kampar.
dr. Ifie mengaku pihaknya juga telah melayangkan surat ke Ketua,Wakil Ketua dan Ketua Komisi DPRD Kampar serta Inspitorat Kampar.
Editor: Dadan Hardian
Editor: Admin
