
Sahabat Soe Hok Gie, Herman Lantang, Salah Satu Pendiri Mapala UI Meninggal
Penulis : Dadan Hardian
TVRINews, Jakarta
Herman Osenimus Lantang meninggal.Salah satu Pendiri Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Indonesia (UI wafat di usianya yang ke-80.
Kabar meninggalnya Herman terlihat dari akun instagram @hermanlantangcamp. Herman yang merupakan sahabat karib Soe Hok Gie dikabarkan meninggal dunia pukul 03.00 WIB di RSUD Tangerang, Banten.
Soe Hok Gie, yang lahir pada tahun 1942 lebih dulu meninggal sebelum genap berusia 27 tahun. Ia meninggal dunia di kawasan puncak Gunung Semeru (3.676 mdpl), Jawa Timur.
Soe Hok Gie meninggal di gunung tertinggi Pulau Jawa karena menghirup gas beracun, bebe
Bersama temannya, Aristides Katoppo, Herman Onesimus Lantang, Abdurrachman, Anton Wijana, Rudy Badil, dan dua anak didik Herman Idhan Dhanvantari Lubis serta Freddy Lodewijk Lasut, Hok Gie berangkat dari Stasiun Gambir pukul 07.00 ke Stasiun Gubeng Surabaya.
Pendakian yang istimewa bagi Hok Gie, lantaran pada 17 Desember ia akan merayakan ulang tahunnya.
Semasa hidup pria kelahiran tanah Tomohon, Sulawesi Utara ini pernah menjabat sebagai ketua Mapala UI periode 1972-1974.
Almarhum Herman merupakan lulusan Antropologi, Fakultas Sastra UI, dan sempat menjabat sebagai ketua senat Fakultas Sastra UI.Pria yang lahir pada 2 Juli 1940 merupakan sahabat kental Soe Hok Gie.
Soe Hok Gie yang lahir pada tahun 1942 lebih dulu meninggal sebelum genap berusia 27 tahun. Ia meninggal dunia di kawasan puncak Gunung Semeru (3.676 mdpl), Jawa Timur.
Soe meninggal di gunung tertinggi Pulau Jawa karena menghirup gas beracun. Pendakian yang istimewa bagi Hok Gie, lantaran pada 17 Desember ia akan merayakan ulang tahunnya.
Soe Hok Gie berangkat menunju Gunung Semeru pada 12 Desember 1969.Bersama temannya, Aristides Katoppo, Herman Onesimus Lantang, Abdurrachman, Anton Wijana, Rudy Badil, dan dua anak didik Herman Idhan Dhanvantari Lubis serta Freddy Lodewijk Lasut, Hok Gie berangkat dari Stasiun Gambir pukul 07.00 ke Stasiun KA Gubeng Surabaya.
Editor: Admin
