
Kayu Manis Primadona Petani Lampung Barat
Penulis: Angga
TVRINews, Lampung Barat
Pohon kulit kayu manis hidup subur di wilayah hutan hujan tropis seperti Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi atau memiliki kelembaban sedang.
Tumbuhan jenis ini sejak tempo dulu telah banyak dicari lantaran menjadi rempah dan juga digunakan sebagai bumbu masakan. Di Lampung, pohon kayu manis banyak dibudidayakan warga Desa Pancur Mas, Kecamatan Lombok Seminung, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.
Bagi warga setempat, pandemi Covid-19 justru menjadi berkah tersendiri. Menurut seorang petani kayu manis, Suwardi, harga jual kulit kayu manis kering dengan kualitas baik saat ini mencapai Rp70.000 per kilogram.
Untuk mendapatkan kualitas kayu manis super, pohon harus berusia di atas 7 tahun sehingga ukuran ketebalan kulit lebih dari 1 sentimeter.
Sebelum dijual, kulit kayu manis harus dikupas dari batang dengan ukuran khusus sesuai pesanan.Kemudian dikerik pisau khusus dengan di bagian luar sampai terkelupas dan bersih dari kotoran kulit luar, selanjutnya di jemur di bawah terik matahari. Bila cuaca bagus kulit kayu manis bisa kering 3 sampai 4 hari.
Petani tidak mengalami kesulitan untuk memasarkan kayu manis. Di desa tersebut juga banyak tengkulak yang bersedia menampung. Dalam satu tahun, Desa Pancur Mas bisa menghasilkan 60 ton kulit kayu manis.
Editor: Dadan Hardian
Editor: Admin
