Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Kupang
KN Pulau Dana-323 dan Australian Border Force Cutter (ABFC) Cape Sorrel pada TW 09.27.08.45 WITA bertemu di titik Rendezvous (RV) 11° 25' 13 S – 126° 32’ 70”. Mereka melaksanakan patroli bersama untuk mengamankan masing-masing wilayahnya di perbatasan Indonesia Australia.
Komandan KN Pulau Dana-323 Letkol Bakamla Hananto Widhi Nugroho mengatakan, patroli bersama ini merupakan kolaborasi dengan maritim Australia dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan.
"Terlebih, ini bukti nyata bahwa Bakamla hadir di daerah perbatasan untuk melindungi nelayan Indonesia," kata Letkol Bakamla Hananto Widhi Nugroho dalam rilis yang diterima TVRINews.com, Selasa (27/8/2022).
Sebagai rangkaian kegiatan Operasi Gannet 6/22 yang dilakukan, di antaranya KN Pulau Dana-323 melaksanakan radio cek dengan unsur KKP Orca 2 dan unsur ABFC Cape Sorrel. Kemudian pada posisi titik RV membentuk formasi 3 dengan urutan KP Orca 2, ABFC Cape Sorrel dan KN Pulau Dana-323.
Selain unsur Bakamla, terlibat juga unsur Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan nama lambung KP Orca 2. Tak hanya itu, KKP juga melibatkan unsur udara maritim berjenis ATR 42-320 dengan call sign PK-YRE. Pada area patroli ini juga turut bergabung patmar KKP berjenis ATR 42-320 dengan call sign PK-YRE. Setelah itu, patroli bersama dilaksanakan untuk mengamankan wilayah perbatasan.
Operasi bersama ini fokus pada wilayah timur Indonesia yang berbatasan dengan Australia. Adapun KN Pulau Dana-323 dalam patrolinya mengutamakan perlindungan nelayan Indonesia dan memberikan perhatian khusus agar tidak masuk wilayah perairan Australia. Seperti, illegal fishing, penyelundupan manusia dan penyelundupan barang-barang terlarang seperti narkoba, ballpress, dan minuman keras tak luput menjadi target dalam operasi ini.










