TVRINews, Flores Timur
Jalan Trans Nasional Larantuka-Maumere di Flores Timur diterjang banjir lahar dingin dari Gunung Api Lewotobi Laki-Laki pada Selasa malam, 2 Desember 2025. Selain banjir, sejumlah ranting pohon besar dan tiang listrik tumbang menutupi sebagian jalan.
Bripka Agus Fay, anggota Polsek Boru, Kecamatan Wulanggitang, mengatakan arus lalu lintas kendaraan masih berjalan normal.
"Saat ini kami anggota Polsek Boru bersama TNI dan masyarakat, tengah membersihkan area banjir dengan alat seadanya. Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Bripka Agus Fay, Rabu, 3 Desember 2025.
Sebelumnya, Pos Pemantau Gunung Api (PGA) mengimbau masyarakat mewaspadai banjir lahar dingin setelah terekam adanya getaran dari puncak Gunung Ile Lewotobi Laki-Laki pada Selasa, 2 Desember 2025 pukul 13.43 WITA. Warga diminta berhati-hati melewati jalur rawan, terutama di Desa Dulipali, jalur Desa Nawokote-Tabana-Hewa, Desa Klatanlo, dan Desa Nobo menuju Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura.
Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah IV Provinsi NTT, Wely Sugu Djawa, mengatakan upaya penanganan darurat telah dilakukan dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor di jalan.
"Lokasi longsor itu di jalan nasional persisnya di kilometer 229+900 sampai dengan 230+100 dan sudah kami tangani dan sekarang sudah bisa dilewati," kata Wely.
Wely menambahkan, Posko siaga bencana telah disiapkan di Desa Konga kilometer 245 untuk mengantisipasi terjadinya bencana atau longsor.
"Kami himbau agar masyarakat lebih hati-hati saat melewati daerah longsor mulai dari ruas jalan Waerunu, Poru, Hokeng, dan Lulupali karena daerah tersebut rawan bencana tanah longsor," tutup Wely.










