Penulis: Freddy Ladi
TVRINews, Sumba Barat
DESMA Center, sebuah lembaga konsultansi dan pendampingan pariwisata berkelanjutan yang berbasis di Jakarta dan Sumba Barat Daya, terus berkomitmen untuk memajukan pariwisata berkelanjutan. Sejak berdiri pada tahun 2010, mereka telah berhasil melibatkan pemerintah, sektor swasta, masyarakat, asosiasi, dan pemangku kepentingan lain dalam memfasilitasi pengembangan destinasi yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Dalam upaya untuk mengimplementasikan Program DESMA Center yang berjudul "TVET for Sustainable Tourism Development in Sumba" (SMK Pariwisata untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Sumba), serta untuk memperingati World Cleanup Day 2023 (Hari Aksi Bersih-bersih Sedunia 2023), DESMA Center baru-baru ini mengadakan kegiatan berjudul "Kampanye Kesadaran Aksi Peduli Lingkungan Hidup & Perubahan Iklim Bagi Siswa SMK Pariwisata di Desa Wisata Tebara Kampung Prai Ijing."
Dengan tema "Clean Today, Sustain Tomorrow," kampanye ini bertujuan untuk mengajak siswa SMK Pariwisata di wilayah tersebut untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung upaya-upaya untuk pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan berbagai acara seperti pembersihan sampah, diskusi tentang pentingnya lingkungan untuk industri pariwisata, dan dialog bersama pemangku kepentingan lokal.
"Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan siswa SMK Pariwisata di Sumba dalam upaya memperkuat kesadaran akan pentingnya lingkungan dalam pariwisata. Kami yakin bahwa tindakan-tindakan kecil hari ini dapat memberikan dampak positif yang besar untuk masa depan yang berkelanjutan." Terang Boyke Hutapea FO Desma Center.
Baca juga: Kepala Bandara Lede Kalumbang Penuh Air Mata
Kegiatan Kampanye Aksi Peduli Lingkungan dan Perubahan Iklim di Desa Tebara melibatkan beberapa lokasi yang telah ditentukan, termasuk Kantor Desa Tebara, Kantor Dukcapil, dan Simpang Loket Prai Ijing. Lebih dari sepuluh sekolah, termasuk SMKN 1 Waikabubak, SMK Efata Omba Rade, Marapu Heaven, SMKS Bakti Luhur, SMKN 2 Kota Tambolaka, SMK Pancasila, SMAK Sint Pieter Waikabubak, Galeri Sumba, SMAS Kristen Wee Korou, SMA Kristen Waikabubak, dan SMAN 1 Waikabubak, akan berpartisipasi dalam kampanye ini.
Boyke Hutapea, FO Program Manager kepada TVRI, menjelaskan bahwa tujuan kampanye ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa SMK Pariwisata tentang masalah sampah plastik, membangun keterampilan sosial dan kerja sama, serta mendorong partisipasi aktif siswa dalam pengelolaan sampah plastik, menjaga kebersihan desa wisata, dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Diharapkan kampanye ini akan menciptakan generasi yang peduli lingkungan dan berkomitmen pada perlindungan lingkungan hidup serta mitigasi perubahan iklim.
Muhammad Bumba Umbu Nay, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumba Barat, menyampaikan apresiasi atas peran DESMA dalam membantu pemerintah Sumba Barat mengatasi isu lingkungan. Ia berharap kampanye kebersihan seperti ini akan terus dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang bersih, terutama di wilayah Kota Waikabubak dan Desa Wisata Tebara Kampung Prai Ijing.
Yohana Landa, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Waikabubak, juga memberikan apresiasi atas keterlibatan DESMA dalam kegiatan Sustainable Tourism Development, khususnya dalam melibatkan SMK di wilayah Kabupaten Sumba Barat. Hal ini dianggap sebagai langkah positif dalam mengedukasi generasi muda tentang pariwisata berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan komitmen DESMA Center untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Sumba serta menyediakan peluang pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan positif dalam sektor pariwisata.
Editor: Rina Hapsari
