TVRINews, NTT
Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Maritim Tenau Kupang kembali merilis informasi peringatan dini, gelombang tinggi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 30 Mei-2 Juni 2026. Dengan rata-rata kecepatan pola angin berkisar 6 – 25 knot bergerak dari timur laut.
BMKG memprakirakan kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sape, Perairan Utara Flores, Selat Flores – Lamakera, Selat Alor, Perairan Selatan Alor - Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu – Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang – Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor - Rote, dan Taman Nasional Komodo. Berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah perairan tersebut.
Selain itu, masyarakat nelayan diimbau mewaspadai awan Cumulonimbus (awan gelap seperti bunga kol) yang dapat meningkatkan tinggi gelombang serta perubahan arah dan kecepatan angin secara signifikan dan tiba-tiba.
Peringatan dini gelombang tinggi diprakirakan mencapai 1.25 - 2.5 meter (kategori sedang) terjadi di wilayah Perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai berikut :
1. Periode 30 Mei – 31 Mei 2026
Sekira pukul 08.00 WITA, potensi gelombang terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Flores - Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor - Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu - Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang - Rote, Perairan Selatan Timor - Rote, dan Perairan Taman Nasional Komodo.
2. Periode 31 Mei – 1 Juni 2026
Sekitar pukul 08.00 WITA, potensi gelombang tinggi terjang wilayah Selat Sape bagian selatan, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor - Pantar, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu - Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang - Rote, Perairan Selatan Timor - Rote, dan Perairan Taman Nasional Komodo.
3. Periode 1 Juni – 2 Juni 2026
Sekira pukul 08.00 WITA, BMKG prakirakan gelombang tinggi kembali menerjang Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu - Raijua, dan Perairan Selatan Timor - Rote.










