TVRINews – Madrid, Spanyol
Peluang emas terbuka bagi Lando Norris di sirkuit baru Madrid setelah mengamankan pole position melalui catatan waktu gemilang.
Kualifikasi Grand Prix Spanyol di sirkuit jalan raya Madring menyajikan drama tingkat tinggi ketika pebalap McLaren, Lando Norris, merebut pole position secara dramatis sabtu 12 september 2026.
Norris mencatatkan peningkatan waktu yang sangat tajam hingga 0,701 detik pada putaran terakhirnya di sesi kualifikasi penentu. Ia berhasil mengungguli pimpinan klasemen sementara, Kimi Antonelli dari tim Mercedes, dengan selisih sangat tipis yakni 0,011 detik saja.
"Ini adalah sebuah mahakarya dan salah satu putaran paling impresif yang pernah saya saksikan selama 450 kali grand prix, mengingat secara jujur kecepatan kami sebenarnya tidak berada di level untuk meraih pole position," ujar Team Principal McLaren, Andrea Stella dikutip BBC News Minggu 13 September 2026.
Pernyataan tersebut memiliki bobot yang kuat mengingat rekam jejak Stella yang pernah bekerja sama dengan legenda Formula 1 seperti Michael Schumacher dan Fernando Alonso.
Tantangan Kesalahan di Tikungan Terakhir…
Keberhasilan Norris menjadi semakin unik lantaran ia sempat melakukan kesalahan fatal di tikungan terakhir yang membuatnya kehilangan waktu lebih dari 0,3 detik.
"Saya sempat berpikir akan menabrak tembok karena terlalu memaksakan diri. Saya merasa terlalu bersemangat di dalam kokpit," ungkap Norris menceritakan detik-detik menegangkan tersebut.
Stella menambahkan bahwa tanpa kesalahan di tikungan akhir tersebut, Norris sebenarnya bisa mengamankan pole position dengan keunggulan waktu yang jauh lebih meyakinkan. Presisi pengereman serta teknik pengendalian kecepatan saat memasuki tikungan menjadi kunci utama keunggulan pebalap asal Inggris itu di atas lintasan baru yang berisiko tinggi.
Strategi Ban dan Tantangan Balapan
Meskipun sukses mengamankan posisi start terdepan, tantangan berat menanti di sesi balapan utama. Karakteristik Sirkuit Madring yang sempit dan minim ruang kesalahan membuat manuver peyalipan diprediksi menjadi pekerjaan rumah yang sangat sulit bagi para pebalap.
Pebalap Red Bull, Max Verstappen, yang menduduki posisi start ketiga, turut memberikan kritik konstruktif terhadap layout tikungan yang menyulitkan aksi salip-menyalip. Ketiadaan titik pengereman lurus yang ideal membuat posisi grid terdepan menjadi benteng pertahanan yang sangat kuat.
Dengan tingkat degradasi ban yang diperkirakan tinggi serta pit lane terpanjang musim ini, manajemen strategi tim akan diuji secara maksimal. Kondisi ini sekaligus membuka peluang lebar bagi Norris untuk mengonversi pole position ketiganya musim ini menjadi kemenangan gemilang di tengah dominasi para rival utamanya.










