TVRINews, Nias Utara
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyalurkan bantuan internet berbasis Starlink dan dukungan infrastruktur listrik bagi sejumlah sekolah di Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Penyerahan bantuan dilakukan saat Mendikdasmen mengunjungi SD Negeri 077279 Siofabanua, Jumat, 19 Juni 2026. Dalam kunjungan itu, Abdul Mu’ti memastikan pemerintah hadir untuk menjawab kebutuhan dasar sekolah, terutama yang masih menghadapi keterbatasan akses listrik dan jaringan internet.
Menurutnya, pemerataan pendidikan tidak cukup hanya melalui peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga harus didukung oleh tersedianya sarana dan prasarana yang memadai.
“Sekolah yang belum ada internet, saya bilang kita sambung internet. Yang belum ada listrik, kita sambung listrik. Karena pendidikan yang bermutu harus ditopang fasilitas yang memadai,” ujar Abdul Mu’ti, dalam keterangan yang dikutip, Sabtu, 20 Juni 2026.
Ia menegaskan, berbagai kebutuhan yang disampaikan sekolah-sekolah di Nias Utara telah ditindaklanjuti oleh jajaran Kemendikdasmen sebelum dirinya tiba di lokasi.
“Alhamdulillah, apa yang menjadi kebutuhan sekolah-sekolah di sini sudah mulai dipenuhi oleh tim Kemendikdasmen. Jadi sebelum saya datang, bantuan itu sudah lebih dulu sampai ke sekolah-sekolah,” katanya.
Dalam program tersebut, Kemendikdasmen menyalurkan perangkat internet satelit Starlink kepada 11 sekolah yang terdiri atas empat sekolah dasar dan tujuh sekolah menengah pertama. Selama ini, sekolah-sekolah tersebut belum memiliki akses internet yang memadai sehingga menghambat pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
Selain bantuan konektivitas, Kemendikdasmen juga memberikan dukungan dana masing-masing sebesar Rp25 juta untuk pemasangan listrik dan internet kepada enam sekolah dasar dan satu sekolah menengah pertama.
Abdul Mu’ti berharap kehadiran internet dan listrik dapat membuka akses yang lebih luas bagi guru dan siswa terhadap sumber belajar digital serta mempercepat transformasi pendidikan di daerah kepulauan.
“Anak-anak di Nias Utara harus memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak di daerah lain. Karena itu, akses internet dan listrik menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar mereka dapat belajar dengan lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan layanan pendidikan di wilayahnya. Ia menilai bantuan yang diberikan akan membawa perubahan signifikan bagi sekolah-sekolah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur.
“Kedatangan Bapak Menteri membawa manfaat yang nyata bagi Kabupaten Nias Utara. Sekolah-sekolah yang sebelumnya belum memiliki akses internet kini dapat terhubung melalui Starlink dan mendukung kegiatan belajar mengajar,” kata Amizaro.
Menurutnya, bantuan tersebut juga menjawab kebutuhan sekolah yang selama ini masih terkendala pasokan listrik.
“Beberapa sekolah yang sebelumnya mengalami keterbatasan listrik kini mendapatkan dukungan penerangan dan fasilitas pendukung lainnya. Ini tentu menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di Nias Utara,” ujarnya.
Kemendikdasmen menegaskan, penyediaan listrik dan konektivitas internet merupakan fondasi penting dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional. Melalui program ini, pemerintah berharap kesenjangan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah 3T dapat terus diperkecil, sehingga seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi.










