TVRINews, Jakarta
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dirasakan manfaatnya oleh para petani sayur di kawasan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program yang digagas pemerintah tersebut dinilai turut mendorong peningkatan permintaan hasil pertanian sehingga berdampak pada kenaikan harga dan percepatan penjualan hasil panen.
Salah seorang petani sayur, Bayu Sudrajat (43), mengaku kondisi usahanya kini lebih baik dibandingkan sebelumnya. Petani yang telah menggeluti sektor pertanian sejak 1996 itu mengatakan harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan yang cukup signifikan sejak MBG berjalan.
Menurut Bayu, harga pokcoy yang sebelumnya berkisar Rp7.000 per kilogram kini dapat mencapai Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram. Kenaikan serupa juga terjadi pada komoditas lain seperti daun bawang.
"Dengan adanya MBG, harga sayuran sekarang lebih bagus. Pokcoy naik, daun bawang juga naik," ujar Bayu dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Selasa, 2 Juni 2026.
Selain berdampak pada harga, Bayu menuturkan proses pemasaran hasil panen juga menjadi lebih mudah. Jika sebelumnya ia harus membawa hasil panen ke pasar, kini banyak pembeli yang datang langsung ke kebun untuk mengambil sayuran.
Kondisi tersebut dinilai membantu petani menghemat biaya distribusi sekaligus mempercepat penyerapan hasil panen. Menurut Bayu, situasi ini berbeda dengan beberapa waktu lalu ketika petani kerap menghadapi harga yang tidak menentu dan penjualan yang berjalan lambat.
Peningkatan pendapatan dari hasil panen, lanjutnya, digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membiayai pendidikan anak, serta menjadi modal untuk kembali menanam.
Hal senada disampaikan petani lainnya, Sidik. Ia mengaku pendapatannya meningkat seiring naiknya permintaan sayuran setelah program MBG berjalan.
"Alhamdulillah penghasilan sekarang naik. Hasil panen juga lebih cepat terjual," ucap Sidik.
Sidik menilai program MBG memberikan manfaat nyata bagi petani, karena menciptakan pasar yang lebih pasti bagi hasil pertanian. Menurutnya, peningkatan pendapatan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan anak.
Para petani berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga manfaat yang dirasakan masyarakat, khususnya petani, semakin luas.
Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas pelaksanaan program MBG yang dinilai membantu meningkatkan kesejahteraan petani melalui penyerapan hasil panen yang lebih baik.
"Dengan adanya MBG, petani lebih enak dan lebih sejahtera," tambah Bayu.










