TVRINews, Tanjungpinang
Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang menegaskan bahwa keberhasilan masuknya investasi, termasuk kehadiran jaringan ritel modern nasional, tidak semata-mata diukur dari banyaknya gerai yang berdiri maupun besarnya nilai investasi yang tercatat. Lebih dari itu, investasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang, Adi Firmansyah, mengatakan bahwa investasi yang masuk ke daerah harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Investasi yang masuk ke daerah harus memberikan multiplier effect," ujar Adi Firmansyah, Jumat, 3 Juli 2026.
Menurut Adi, bertambahnya jumlah gerai maupun tingginya nilai investasi hanya menunjukkan capaian secara kuantitatif dan belum sepenuhnya mencerminkan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Sebagai gambaran, realisasi investasi Kota Tanjungpinang pada triwulan I Tahun 2026 mencapai sekitar Rp219,22 miliar yang berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).
Meski demikian, Adi menilai capaian tersebut hanya merupakan salah satu indikator keberhasilan investasi. Ia menegaskan, investasi yang berkualitas harus mampu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas akses pasar bagi UMKM lokal, meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap perizinan, serta mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.
"Keberhasilan investasi tidak cukup diukur dari besarnya nilai investasi atau jumlah gerai yang bertambah, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.
Melalui pendekatan tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap kehadiran ritel modern tidak hanya menjadi simbol masuknya investasi baru, tetapi juga mampu menciptakan multiplier effect yang berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.










