TVRINews, Jayapura
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dalam seluruh proses percepatan pembangunan di Papua.
Hal tersebut ditegaskannya usai memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Konektivitas, dan Pengembangan Wilayah Papua di Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Jumat (18/9/2026).
Menko AHY mengingatkan bahwa besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Papua harus dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat tanpa melalui eksplorasi yang merusak ekosistem.
“Kita ingin terus memuliakan Tanah Papua dengan tidak merusak lingkungan,” kata Menko AHY.
Selain aspek lingkungan, ia memaparkan bahwa penataan ruang juga membutuhkan pengawalan khusus agar tidak terjadi tumpang tindih regulasi yang dapat menghambat pembangunan, terutama yang berkaitan dengan status tanah adat.
“Pembangunan bisa terhenti atau terhambat jika ada persoalan dengan tata ruang wilayah yang juga diakibatkan oleh status lahan atau tanah yang belum jelas,” ujar Menko AHY.
Untuk mengatasi berbagai hambatan teknis di lapangan, Menko AHY menyerukan agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus meningkatkan sinergi sebagai satu tim yang solid.
“Tadi saya tutup dengan sebuah pengingat bahwa pemerintah pusat dan daerah itu satu tim yang sama. Kita tidak sedang berhadap-hadapan, tidak sedang mencari siapa yang benar atau siapa yang salah,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah pusat dan daerah menyepakati langkah konsolidasi lintas sektor dengan menyelaraskan sasaran, data, kebijakan, program, hingga penganggaran.
Menko AHY menambahkan bahwa langkah percepatan ini juga memerlukan dukungan serta koordinasi intensif bersama para wakil rakyat di DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten/Kota.
“Kita perbaiki apa yang bisa kita perbaiki, kita cari solusi secepat mungkin untuk masyarakat kita,” pungkas Menko AHY.










