TVRINews – Jakarta
Bank Indonesia Memulai Uji Coba Lintas Negara Kuartal IV-2026 demi Efisiensi Transaksi Regional
Bank Indonesia (BI) resmi mengagendakan perluasan jaringan transaksi pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke kawasan Timor Leste dan Hong Kong.
Uji coba keterhubungan sistem pembayaran lintas batas (cross-border) tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada kuartal keempat tahun 2026.
Langkah strategis ini menjadi salah satu pilar utama bank sentral dalam mengakselerasi digitalisasi keuangan, sejalan dengan peta jalan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.
Melalui skema ruang uji coba terbatas (sandboxing), otoritas moneter berupaya memastikan kesiapan infrastruktur teknis, aspek keamanan, hingga integrasi sistem sebelum layanan diluncurkan secara menyeluruh.
Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan konektivitas keuangan ritel antarnegara.
"BI memperluas kerja sama QRIS Antarnegara melalui sandboxing koridor Timor Leste dan Hong Kong mulai triwulan IV 2026," ujar Destry saat menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Oktober di Jakarta, Rabu 21 Oktober 2026.
Ekspansi teknologi pembayaran ini ditargetkan mampu memangkas hambatan transaksi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), wisatawan, serta pekerja migran Indonesia.
Integrasi sistem pembayaran berbasis kode QR di Timor Leste dan wilayah administratif khusus Hong Kong diharapkan menciptakan efisiensi biaya konversi valuta asing dan mempercepat volume perdagangan bilateral.
Integrasi pasar keuangan digital kawasan ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam memelopori konektivitas pembayaran antarnegara di Asia. Implementasi penuh setelah fase uji coba selesai diproyeksikan bakal memperkokoh stabilitas nilai tukar serta mendorong inklusi keuangan secara berkelanjutan.










