TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong generasi muda Jakarta untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, khususnya robotika, kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), dan transformasi digital.
Dorongan tersebut disampaikan saat Pramono menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Jakarta Robotic Games 2026 Piala Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
Menurut Pramono, perkembangan teknologi global yang semakin cepat menuntut Jakarta untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi.
"Saat ini dunia bergerak cepat sekali menuju era artificial intelligence, robotika, big data, dan internet of things. Dengan acara seperti ini, harapan saya akan lahir anak-anak yang menjadi inovator dan kreator untuk masa depan," ujar Pramono, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen membangun ekosistem inovasi melalui kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, hingga industri teknologi.
Pramono meminta agar Jakarta Robotic Games tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi dikembangkan menjadi program pembinaan talenta teknologi secara berkelanjutan.
"Saya meminta Diskominfotik menjadikan Jakarta Robotic Games sebagai agenda tahunan bersama Dinas Pendidikan, melibatkan perguruan tinggi, komunitas, dan industri. Kita tidak hanya membangun kompetisi, tetapi juga membangun pembinaan," katanya.
Menurutnya, kemampuan peserta dalam menciptakan inovasi sejak usia sekolah menunjukkan bahwa Jakarta memiliki potensi besar untuk melahirkan talenta yang mampu bersaing di tingkat global.
"Saya meyakini anak-anak dengan usia seperti itu sudah bisa menciptakan kreativitas tentang smart city, pengaturan kemacetan, dan berbagai persoalan lainnya. Jakarta memiliki modal untuk berkompetisi di tingkat internasional," ungkap Pramono.
Gubernur juga meminta agar peserta yang memiliki minat dan kemampuan di bidang robotika mendapatkan dukungan lanjutan, mulai dari pelatihan, pendampingan, akses laboratorium teknologi, hingga kesempatan mengembangkan prototipe yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia berharap para pemenang Jakarta Robotic Games dapat terus dibina hingga mampu menjadi inovator, pengembang teknologi, maupun pelaku industri kreatif berbasis digital.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono berdialog langsung dengan sejumlah peserta, termasuk Arjuna dan Lintang, yang menampilkan inovasi robotika untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan, seperti konsep kota pintar, pengelolaan lalu lintas, hingga penanganan sampah.
"Saya semakin yakin masa depan Jakarta ada di tangan anak-anak seperti mereka. Mereka memiliki cara berpikir yang berbeda sehingga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan," ujar Pramono.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Robotika Seluruh Indonesia Wahyu Hidayat mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penyelenggaraan Jakarta Robotic Games 2026.
Menurut Wahyu, ajang tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat ekosistem teknologi sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
"Mudah-mudahan ini tidak berhenti pada penyelenggaraan kali ini saja. Kita akan berlanjut ke tingkat nasional melalui Olimpiade Robotika Indonesia yang akan digelar pada November 2026," ujar Wahyu.
Jakarta Robotic Games 2026 mengusung tema "Belajar Teknologi, Menciptakan Masa Depan" dan diikuti 252 tim dari 120 sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA.
Kompetisi tersebut mempertandingkan sejumlah kategori, di antaranya Coding Robot Application, Robot Soccer, dan Robot Kreatif. Para peserta diuji dalam kemampuan teknis, kreativitas, kerja sama tim, serta kemampuan memecahkan masalah melalui teknologi.
Melalui ajang ini, Pemprov DKI Jakarta berharap semakin banyak generasi muda yang mampu menciptakan inovasi dan menjadi bagian dari perkembangan teknologi masa depan.









