
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasi setingi-tingginya kepada TNI yang telah menjaga kedaulatan bangsa serta menjaga NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasi setingi-tingginya kepada TNI yang telah menjaga kedaulatan bangsa serta menjaga NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam amanatnya pada Upacara Peringatan HUT ke-77 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, (5/10).
“Selamat HUT ke-77 kepada Tentara Nasional Indonesia di manapun saudara-saudara berada dan bertugas. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar TNI yang terus menjaga kedaulatan bangsa, menjaga NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta melindungi seluruh tumpah darah Indonesia,” kata Presiden Jokowi dalam unggahan video kanal YouTube Sekretariat Presiden RI, Rabu (5/10/2022).
Presiden Jokowi meminta TNI perkokoh persatuan dan kesatuan nasional, serta perdamaian, gotong royong, saling bahu membahu dan kompak agar Indonesia bisa melalui krisis dunia yang sangat berat saat ini.
“Sebagaimana telah dibuktikan dalam sejarah perjalanan Indonesia, TNI selalu berada di garda terdepan dalam menghadapi setiap tantangan-tantangan yang ada, terutama dalam menghadapi berbagai krisis yang kita hadapi,” ucap Kepala Negara.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi memerintahkan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri untuk mendukung upaya pemerintah dalam menangani krisis pangan, energi, dan finansial.
"Saya minta ke jajaran TNI dan jajaran Polri untuk bersinergi menyukseskan berbagai agenda nasional ini. Dukung agenda-agenda nasional dalam penanganan krisis pangan, krisis energi dan krisis finansial," tegasnya.
Lebih lanjut, Kepala Negara mengatakan bahwa saat ini Indonesia mendapat kepercayaan untuk memberikan kontribusi yang signifikan kepada dunia, bukan hanya menangani krisis di dalam negeri.
Tahun ini, Indonesia memegang keketuaan G20 dan anggota Champions Global Crisis Response Group. Selanjutnya pada 2023, Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN.
"Kita harus mampu menunjukkan kepada dunia bahwa kepemimpinan Indonesia di G20 bisa menghasilkan aksi dan solusi yang konkret agar krisis dunia tidak berlanjut dan membangun dunia yang lebih mampu menghadapi tantangan ke depan," tandasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
