Penulis: Alex
TVRINews, Purwakarta
Para pengemudi angkot di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat terpaksa menaikan ongkos angkutan. Meski, belum ada keputusan resmi penyesuaian ongkos penumpang.
Hal ini dilakukan sopir angkot untuk menutupi biaya operasional dan setoran kepada pemilik angkot.
Menurut salah seorang sopir angkot cepi, kenaikan Pertalite sangat memberatkan sopir angkot.
Baca Juga: Tolak Harga BBM Naik, Massa Aksi Padati Kawasan Patung Kuda
Untuk menutupi biaya operasional dan setoran para sopir terpaksa menaikan tarif atau ongkos penumpang, meski belum ada penyesuaian tarif secara resmi dari pemerintah.
Berdasarkan pantauan pasca kenaikan harga BBM, pasokan solar di sejumlah spbu di purwakarta juga kosong, karena belum adanya kiriman dari pertamina seperti yang terpantau di SPBU yang berada di Jalan Veteran, Purwakarta.
Kapolres Purwakarta Akbp. Edwar Zulkarnaen untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihaknya melakukan patroli ke sejumlah SPBU, bahkan akan disiagakan sejumlah polisi yang bertugas selama 24 jam.
Baca Juga: Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan BBM Digelar 9 Titik di Jakarta
Imbas dari kenaikan bbm menjalar ke semua sektor, seperti tarif angkutan hingga harga-harga kebutuhan masyarakat pun turut meroket.
Editor: Redaktur TVRINews
