
Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri
Penulis: Ahmad Richad
TVRINews, Jakarta
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partai tidak pernah bermain dua kaki dalam hal menentukan siapa calon presiden.
Hal itu diungkapkan oleh Megawati saat berpidato pada Rakernas PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6).
"Kalau saya dalam keputusan kongres partai, makanya banyak yang selalu mau memutarbalikan, mau menggoreng-goreng mengapa PDIP diam saja tidak pernah mau mencalonkan seseorang (presiden), bagi kalian siapa yang berbuat manuver keluar," kata Megawati dengan nada tinggi di hadapan kader PDI-Perjuangan.
Baca Juga: Hari Ini Presiden Jokowi Ulang Tahun ke-61
Pidato Megawati tersebut juga disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Tidak ada di dalam PDI-Perjuangan itu yang namanya main dua kaki, main tiga kaki, melakukan manuver," tegas Megawati.
Megawati juga menegaskan bahwa dirinya telah diberikan hak oleh seluruh kader PDI-Perjuangan untuk menentukan siapa yang harus maju menjadi calon presiden. Karena itu Megawati menyebutkan siapapun kadernya jika melanggar aturan tersebut akan diberikan sanksi tegas.
"Ingat loh (jika melanggar aturan PDIP), lebih baik keluar deh, lebih baik keluar deh, daripada kamu saya pecat," ujar Megawati dengan nada tegas.
Sebelumnya tersiar kabar bahwa kader PDI-Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan dicalonkan sebagai presiden pada Pemilu 2024 mendatang.
Baca Juga: PPIH Terapkan Prosedur Pemeriksaan Ketat pada Jemaah Calon Haji
Seperti diketahui, pada Minggu, 23 Mei 2021 lalu Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto menegur keras Ganjar karena dianggap terlalu berambisi menjadi capres.
"Wis tak kode sik (sudah saya kode). Kok soyo mblandang (kenapa masih dilakukan), ya tak rodo atos (ya saya agak keraskan). Saya di-bully di medsos, ya bully saja. Saya tidak perlu jaga image saya,'' kata Bambang Wuryanto di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Panti Marhaen Semarang.
Tidak hanya itu, Puan juga ikut menyindir Ganjar saat memberikan pengarahan kepada kader PDIP di Jawa Tengah.
"Pemimpin itu kedepan adalah pemimpin yang ada di lapangan bukan di sosmed. Pemimpin yang memang dilihat sama teman-temannya, sama orang-orangnya yang mendukungnya ada di lapangan, bukan hanya di media. Sosmed perlu, media perlu, tapi bukan itu saja, tapi memang nyata kerjanya itu di lapangan", tutur Puan di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Panti Marhaen Semarang, Sabtu (22/5/2021) lalu.
Editor: Redaktur TVRINews
